10 Contoh Teks Pidato Singkat Berbagai Macam Jenis Acara

contoh pidato, contoh pidato singkat,

Contoh Pidato Singkat – Tidak semua orang bisa dan mampu berbicara dengan lancar di muka umum. Banyak tujuan dan manfaat seseorang berbicara dihadapan umum. Dibutuhkan sebuah latihan dan pengulangan sampai orang tersebut benar-benar mampu berbicara dengan lancar, terstruktur dan baik ketika berdiri dihadapan banyak orang.

Pengertian Pidato 
Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan (wikipedia)

Tujuan Pidato
Orang yang sedang berpidato di depan banyak orang pastilah memiliki tujuan. Tidak mungkin secara spontan seseorang berbicara di depan banyak orang bila tidak memiliki tujuan, bila hal ini dilakukan dikhawatirkan nanti anda dikira sedang mengalami depresi. Maka jangan pernah berbicara atau berpidato di depan banyak orang bila tidak memiliki tujuan yang jelas.

Secara umum, tujuan pidato yaitu:

  1. Mempengaruhi banyak orang agar mau atau mengerti apa kemauan kita secara sukarela
  2. Memberikan informasi, pemahaman atau edukasi kepada masyarakat luas
  3. Menghibur banyak orang dengan apa yang kita sampaikan

Fungsi Pidato

  1. Mempermudah komunikasi antara atasan dengan bawahan.
  2. Mempermudah komunikasi antara sesama anggota dalam suatu organisasi.
  3. Menciptakan keadaan yang kondusif dimana cukup 1 orang saja yang melakukan orasi tersebut.

Metode Pidato
Secara umum, metode berpidato yaitu:

  1. Impromptu yaitu suatu metode dalam berpidato yang serta merta tanpa persiapan terlebih dahulu.
  2. Memoriter yaitu metode berpidato yang dengan menghapalkan naskah teks pidato terlebih dahulu.
  3. Naskah yaitu suatu metode dalam berpidato dengan membacakan teks pada saat berpidato.
  4. Ekstemporan yaitu metode berpidato yang terlebih dahulu menyiapkan secara garis besar konsep pidato yang akan disampaikan pada saat berpidato

Ciri – ciri Pidato yang Baik

  1. Memiliki tujuan yang jelas
  2. Isinya mengandung kebenaran
  3. Cara penyampaiannya sesuai dengan para pendengar
  4. Menciptakan suasana efektif dengan pendengar
  5. Penyampaiannya jelas dan juga menarik
  6. Menggunakan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas
  • Artikulasi merupakan bagaimana cara melafalkan bunyi bahasa
  • Intonasi merupakan naik turunnya lagu kalimat
  • Volume yaitu kuat lemahnya dalam mengucapkan suatu kata-kata atau kalimat

 

Ragam Contoh Pidato Berbagai Jenis Acara

Berikut ini adalah beberapa Contoh Pidato Singkat dari berbagai macam jenis acara yang dapat Anda jadikan rujukan.

Contoh Pidato Singkat dalam Pelantikan Pengurus Baru Suatu Organisasi

Asslamualaikum wr. Wb.

Saudara-saudara para pengurus yang terhormat, baik pengurus periode … maupun pengurus baru untuk periode …

Alhamdulillah, akhirnya kepengurusan organisasi kita untuk periode … sudah terbentuk, yaitu pada hari … tanggal … bulan … tahun … pada rapat pembentukan pengurus yang kita adakan di kantor kita tercinta ini.

Meskipun jalannya rapat pembentukan pengurus yang kita adakan di kantor memakan waktu yang cukup lama, namun semuanya itu telah berlangsung dengan tertib dan lancer tanpa ada sesuatu halangan apapun serta berjalan dalam suasana kekeluargaan.

Sudah menjadi kebiasaan apabila di dalam rapat diantara kita terdapat perbedaan pendapat dan argumentasi. Namun kami melihat pada rapat kemarin (pada rapat pembentukan pengurus) itu, kami sangatlah bangga, karena dianatara kita saling menghormati dan saling mengerti.

Di sinilah suasana benar-benar hidup dan telah benar-benar menggunakan sarana demokrasi dengan tepat dan benar. Hal semacam ini yang perlu kita pelihara dan kita pertahankan bersama, khususnya pada rapat-rapat apapun yang akan kita adakan untuk masa-masa mendatang.

Saudara saudara yang kami hormati,

Untuk menyingkat waktu, marilah upacara pelantikan para pengurus baru untuk periode … segera kita mulai dengan ucapan basmalah.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, kurang lebihnya kami mohon maaf.

Wassalamualaikum wr. Wb.

 

Contoh Pidato Sambutan Ketua Panitia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yang kami muliakan Bapak Kepala STM Negeri ….  Yang terhormat Bapak dan Ibu pengasuh STM Negeri … Yang kami hormati pula Bapak dan Ibu karyawan STM Negeri … yang kami sayangi kakak-kakakku kelas III yang akan segera meninggalkan sekolah kita tercinta ini. Serta rekan-rekan kelas I dan kelas II yang kami cintai.

Alhamdulilah, pada kesempatan yang baik ini kita ddapat berkumpul di sini yang tak lain adalah untuk mengadakan acara perpisan dengan kakak-kakak kelas III.

Kami atas nama Panitia menyampaikan banyak terima kasih kepada yang terhormat Bapak Kepala Sekolah yang telah memberi ijin serta bantuan sehingga acara ini dapat terselenggara.

Kemudian kami ucapkan banyak terima kasih pula kepada Bpak, Ibu Pengash, Karyawan dan Karyawati STM Negeri … yang mana telah berkenan memberikan bantuannya kepada kami. Juga kepada rekan-rekan sekalian yang telah membantu dengan daya dan upaya yang ada sehingga acara ini dapat terselenggara.

Atas segala bantuan ang telah diberikan kepada kami, caik berupa moril maupun materil sehingga acara ini dapat terselenggara, mudah-mudahan Allah SWT akan membalasnya. Amiin.

Demikianlah sambutan yang dapat kami sampaikan, bila ada kekurangan tak lupa kami mohon maaf.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Contoh Pidato Keagamaan

contoh pidato agama

Berikut ini adalah contoh pidato singkat yang berkaitan dengan acara keagamaan seperti peringatan maulid nabi misalnya. Kurang lebih teks pidatonya seperti di bawah ini

 

Contoh Pidato Menyambut Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kaum muslimin-muslimat yang saya hormati, dan khususnya para sesepuh, pinisepuh baik para ulama maupun dari pejabat pemerintah.


Pertam-tama marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat bertemu di tempat yang berbahagia ini dalam rangka mendengarkan dan mengungkap kembali sejarah kehidupan Rasulullah SAW.


Selanjutnya, shalawat serta salam kita haturkan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang telah menunjukkan jalan terang bagi kita semua agar lebih dekat dengan Allah SWT.


Bapak-bapak Ibu-ibu, saudara sekalian hadirin dan hadirat yang saya mulyakan.


Bulan Rabiul Awwal adalah suatu bulan yang sangat bersejarah di dalam kehidupan manusia khususnya umat islam. Karena pada bulan ini adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun gajah Rasulullah SAW telah dilahirkan. Seorang pemimpin umat manusia yang merupakan rahmat bagi seluruh alam semesta.

Beliau itu adalah junjungan kita dari kekafiran, kezaliman, kesewenang-wenangan dan perilaku jahiliyah lainnya. Melalui beliau Allah menunjukkan manusia menuju alam yang penuh dengan cahaya keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika bulan Rabiul Awwal itu kita jadikan sebagai sarana dan media untuk mengumpulkan kaum muslimin di masjid-masjid, majelis taklim dan tempat-tempat lainnya dengan beberapa tujuan diantaranya:


1. Menanamkan, memupuk dan menambah rasa Mahabbah atau kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.

Tujuan tersebut dikarenakan Rasulullah SAW adalah penyampai risalah Rabbnya. Allah telah mensejajarkan dan menempatkan secara bersama-sama antara ketaatan kita kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya. Sedang Nabi SAW lebih utama dari kita, sebagaimana yang difirmankan Allah SWT dalam surat Al-Ahzab ayat 6

Artinya: “Nabi itu lebih utama bagi orang-orang yang beriman dari diri mereka sendiri.”


2. Untuk mengungkap kembali sejarah kehidupan Rasulullah SAW kemudian untuk diteladani.

Bapak-bapak, Ibu-ibu, saudara-saudara dan hadirin hadirat sekalian yang dimuliyakan Allah SWT. Dengan peringatan kelahiran Rasulullah SAW ini kita dapat mengungkap kembali sebagian dari kehidupan Rasulullah SAW dan jihad perjuangannya di dalam menegakkan agama Islam.

Selanjutnya mutiara-mutiara sejarah kehidupan Rasulullah SAW ini dapat kita jadikan pelita obor jihad perjuangan kita di masa kini.

Dalam menyambut dan memperingati mauled Nabi Muhammad SAW, marilah kita telusuri dan kita hayati perilaku hidup Rasulullah SAW, yang selanjutnya mari kita jadikan acuan di dalam berjuang di jalan Allah SWT dan di dalam aktivitas kita sehari-hari. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al-Ahzab ayat 21


Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu contoh teladan yang baik bagimu, ialah bagi orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan ia banyak menyebut akan Allah (Q.S. Al-Ahzab: 21)


Dengan kelahiran beliau, kita umat manusia seluruh dunia mendapat rahmat yang tidak terhingga, yakni berupa cahaya iman dan hidayah yang dapat menembus kegelapan jahiliyah. Allah SWT berfirman dalam Q.S A-Anbiyaa’ ayat 107


Artinya: “Dan tidaklah kami mengutus engkau wahai Muhammad, melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam.”


Kaum muslimin muslimat yang saya hormati,


Kalau kita baca secara teliti buku-buku sejarah, niscaya kita akan mengetahui adanya suatu perubahan yang nyata di dalam keadaan dunia sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW. Bila dibandingkan dengan keadaan dunia sesudah beliau diutus sebagai Nabi dan Rasul, minimal ada tiga perubahan yang sangat penting, yaitu:


1. Perubahan di bidang akidah

Sebelum Muhammad SAW, diutus sebagai Nabi dan Rasul, umat manusia pada umumnya dan bangsa Arab pada khususnya adalah penyembah patung, berhala dan lainnya yang dianggap mempunyai kelebihan dan kekuatan, bahkan lucunya lagi, mereka menyembah berhala yang mereka buat sendiri.

Kemudian Nabi Muhammad SAW datang menghancurkan kepercayaan tersebut dan menyadarkan manusia bahwa patung-patung yang mereka sembah itu tiada lain hanyalah benda-benda mati yang tidak akan bisa memberikan manfaat kepada mereka ataupun mendatangkan bahaya yang menghancurkan mereka.

Hanya Allah-lah satu-satunya yang menciptakan dan memelihara alam semesta dan seisinya. Hanya Allah-lah yang patut ditakuti, dimintai rizeki, dan segala bentuk pertolongan yang lainnya.

2. Perubahan di bidang social

Pada zaman jahiliyah (zaman sebelum diutusnya Rasulullah SAW), benar-benar telah terjadi ketidakadilan dan berbagai kepincangan di dalam masyarakat. Pada saat itu sangat menonjol sekali perbedaan ras, perbedaan kelas, yakni kelas tuan atau majikan dan kelas budak.

Kelas budak diperlakukan bagaikan hewan, mereka dapat diperjualbelikan, diperas tenaganya, diinjak-injak martabatnya, sehingga mereka menjerit, menangis dan merintih, namun tidak ada yang menghiraukan ataupun melindunginya. Kemudian Rasulullah SAW datang mengubah segala kepincangan, ketidakadilan dan kebiadaban tersebut.

Beliau berdakwah kepada mereka bahwa manusia tidak ada bedanya antara satu dan lainnya, manusia mempunyai kedudukan yang sama di sisi Allah SWT. Kalaulah ada perbedaan, maka hal itu hanyalah diukur sesuai dengan tingkatan takwa mereka kepada Allah SWT. Beliau tanamkan di dalam diri mereka rasa persaudaraan, persamaan hak, perikemanusiaan dan perikeadilan social.


3. Perubahan di bidang politik dan ketatanegaraan

Pada masa jahiliyah sangat sulit mencari kebenaran dan keadilan, kehidupan di bidang politik betul-betul sangat mengkhawatirkan. Segala keputusan atau ketentuan hukum tidak didasarkan pada kebenaran atau hak, akan tetapi didasarkan pada kekuatan dan kekuasaan. Yang kuat dan berkuasa akan menindas yang lemah.

Oleh sebab itu, setiap kabilah pada saat itu selalu berusaha untuk memperkuat posisinya, berusaha agar kabilahnya dapat menjadi semakian kuat dan semakin berkuasa dengan cara apapun juga, tanpa memperhatikan halal dan haram.

Begitu Muhammad SAW datang, maka diubahlah semuanya itu dengan sistem demokrasi, keadilan dan kebersamaan serta kebebasan. Segala perundang-undangan harus bersumber kepada wahyu Allah. Adapun yang belum ditentukan di dalam wahyu, maka akan dimusyawarahkan bersama. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Asyuura ayat 38


Artinya: “ … sedang urusan mereka (diputuskan dengan musyawarah antara mereka.”


Sebagai penutup, saya mengharapkan mudah-mudahan dengan peringatan mauled Nabi Muhammad ini dapat menambah iman kita kepada Allah dan Rasul-Nya, mencintainya, dan membawa perubahan-perubahan positif di dalam segala bidang kehidupan kita, Amiin.


Wassalamualaikum Wr. Wb. 

Baca juga Contoh Pidato untuk Acara Keagamaan lainnya pada artikel contoh pidato agama

 

Contoh Pidato Tentang Kemuliaan Al Quran

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah yang memberikan anugerah, nikmat dan karunianya secara terus menerus dan berlapis-lapis di setiap waktunya. Dia yang Maha Hidup, selalu terjaga dan selalu menatap kehidupan hamba-hambanya di bumi.

Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada manusia terbaik sepanjang zaman yang mendedikasikan hidupnya untuk menghidupkan agama islam di muka bumi, tidak lain dan tidak bukan adalah Habibana Wanabiyana Muhammad Saw, beserta seluruh keluarganya, sahabatnya-tabi’in nya dan semoga kita semua selaku umatnya.

Hadirin yang dirahmati Allah

Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya untuk menyampaikan pidato tentang kemuliaan ajaran Al-Quran. Barang kali kita telah ketahui bersama bahwa Al-Quran merupakan Firman Allah yang diturunkan kepada umat manusia melalui utusan–Nya yaitu Nabi Muhammad saw.

Kitab suci Al-Quran menjadi penutup kitab-kitab suci sebelumnya yang diturunkan kepada para nabi dan rasul di masa sebelumnya seperti Nabi Daud as, Nabi Musa as, dan Nabi Isa as.Kitab suci Al-Quran telah menjadi penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya seperti Zabur, Taurat dan Injil.

Kitab Suci Al-Quran tidak kurang terdiri dari 6000 ayat dan memiliki 114 surat serta terangkum dalam 30 juz. Kitab suci umat muslim ini di turunkan secara turun temurun selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Kita ketahui bersama bahwa ayat-ayat suci Al-quran diturunkan secara berangsur-angsur. Mekkah dan Madinah merupakan dua daerah tempat diturunkannya Al-Quran.

Al-Quran merupakan kitab suci yang didalamnya terdapat berbagai panduan untuk hidup dan baik dan benar. Di dalamnya pula terdapat begitu banyak ilmu diantaranya adalah hukum (fiqh), sejarah, psikologi, biologi, etika, astronomi, dan lain-lain.

Keberadaan Al-Quran ini dijaga dan dipelihara sepanjang umat manusia hidup. Penjagaan Allah yang menjadikan mengapa kitab suci Al-Quran menjadi kitab suci yang otentik atau asli. Keaslian Al-Quran bisa dijamin sampai akhir zaman, artinya tidak ada satupun orang yang mampu mengotak-atik ayat Al-Quran satu patah kata atau bahkan satu huruf sekalipun.

Kitab suci Al-Quran adalah petunjuk tentang bagaimana seharusnya manusia hidup, keberadaannya mengarahkan manusia untuk menggapai kebahagiaan duniawi dan ukhrawi. Pelbagai rahasia keilmuan dan kehidupan terkandung dalam Al-Quran.

Ilmu yang saat ini baru terungkap berkaitan dengan Al-Quran adalah setets ilmu dari luasnya samudra ilmu dari yang Maha Mengetahui. Banyak dari mereka yang begitu menjadi bernilai dan berharga kehidupannya karena menjadi dekat dengan Al-Quran. Sebutlah para sahabat Nabi dan ilmuan muslim yang hidupnya menjadi lebih berkah karena selalu dekat dengan Al-Quran.

Hadirin yang berbahagia

Sudah menjadi pengetahuan atau bahkan kesadaran umum bahwa Al-Quran adalah jawaban dari setiap tanya entah itu tentang hal-ikhwal dunia ataupun akhirat. Al-Quran adalah bahasa komunikasi antara hamba dengan Sang Pencipta.

Sehingga sejatinya cara kita mempelajari Al-Quran adalah cara untuk mengerti bagaimana Allah Swt. menentukan standarnya tentang apa yang Ia sukai dan di Ridho-Nya.

Al-Quran adalah sebaik-baikya jalan untuk mengenal Ia yang Maha Membersami Kita dalam setiap detik kehidupan yang kita tempuh. Al-Quran adalah Maha Karya Tuhan yang dengannya kita bisa menjalani kehidupan dengan damai dan bahagia.

Lalu adakah kita telah menjadikan Al-Quran sebagai dasar panduan hidup? Ataukah kita hanya menyimpannya di sudut lemari yang tak pernah tersentuh?

Ada hal-hal yang hanya sekedar menjadi pengetahuan, salah satunya adalah cara kita yang begitu tau betapa menakjubakannya Al-Quran tapi tetap saja terasing dengan setiap ayat-ayat-Nya.

Hari ini bukankah kita masih meninggalkan Al-Quran di lemari? Hari ini bukankah kita menjadi begitu terasing dengan ayat-ayat-Nya? Lalu adakah kita menjadi bagian dari mereka yang kehidupannya begitu damai karena Al-Quran?

Tak dapat dipungkiri bahwa waktu seolah-olah menuju pada batas-batas kemunduran hingga suatu saat mungkin akan ada suatu masa tertentu dimana kita tak dapat melangkah selain ke atas. Barang kali kemunduran umat muslim saat ini adalah karena mereka meninggalkan Al-Quran, kitab suci yang di berikan oleh yang Maha Sempurna.

Kita meninggalkan apa yang telah disempurnakan oleh yang Maha Menciptakan Semesta yang segalanya begitu menjadi indah dan sempurna. Saat ini kita hidup di era dimana kita lupa tentang siapa diri kita sebenarnya.

Barang kali kemusliman kita hanya menjadi kekosongan identitas agama. Lalu seberapa baik kualitas kemusliman kita hari ini? Seberapa baik kita mengenal-Nya melalui ayat-ayat Al-Quran? Seberapa kita dekat dengan ayat-ayat suci-Nya?

Hadirin yang dirahmati Allah

Ada begitu banyak kemuliaan dari kitab suci Al-Quran, diantaranya adalah bahwa: Pertama, terjaganya kealian Al-Quran. Dalam firmannya Allah mengatakan,’’ Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.“ (Q.S. al-Hijr, 15: 9).

Keaslian ini dapat ditelusuri dari perjalanan sejarah dimana ada begitu banyak upaya yang telah dilakukan untuk memalsukan alQur’an oleh orang-orang kafir sejak dahulu sampai sekarang tetapi usaha-usaha itu selalu gagal total.

Di era modern, pemalsuan al-Qur’an dilakukan oleh kelompok Ahmadiyah dengan menyusun kitab Tadzkirah yang menurut mereka merupakan wahyu Allah yang diturunkan kepada Mirza Ghulam Ahmad. Pada tahun 2009, penerbit asal Amerika, Omega 2001 dan One Press membuat al-Qur’an palsu dengan judul hard cover “FURQANUL HAQ” atau “TRUE FURQAN”, dan usaha inipun gagal total.

Kedua adalah bahwa keberadaan Al-Quran tidak bertentangan dengan sains modern sebagai buah akal manusia. Al-Qur’an terbukti sesuai dengan sains modern. Contoh bukti kesesuaian al-Qur’an dengan sains modern antara lain digantinya kulit manusia di neraka.

Kulit adalah pusat kepekaan panas. Maka jika kulit telah terbakar api seluruhnya, akan lenyap kepekaannya. Oleh karena itu, Allah menghukum orang kafir dengan mengembalikan kulitnya waktu demi waktu.

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. al-Nisaa’: 56)

Ayat inilah yang mendorong Dr. Tagata Tejasen, Ketua Departemen Anatomi di Universitas Chiang Mai, Thailand masuk Islam. Al-quran banyak mengupas hal-hal yang kaitannya dengan ilmu pengetahuan (science), kesesuaian inilah yang sering kali mengundang minat non muslim untuk masuk islam.

Banyak dari ayat Al-Quran yang dapat dijadikan panduan untuk menggali ilmu pengetahuan, diantaranya adalah tentang pertumbuhan dan perkembangan janin manusia, lapisan-lapisan langit, pembentukan curah hujan dan sebagainya.

Ketiga adalah bahwa banyak sekali yang telah berhasil menghafal Al-Quran. Bisa dikatakan jarang sekali umat agama lain yang mampu menghafal keseluruhan dari kitab suci yang mereka miliki. Berbeda dengan islam, ada banyak sekali penganut agama ini yang telah berhasil menghafal Al-Quran sejak masa penurunannya bahkan sampai sekarang.

Allah berfirman:“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (Q.S. al-Qamar: 17)

Ayat ini diulang empat kali dalam surat tersebut dan terbukti al-Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang banyak dihapal oleh banyak manusia bahkan mampu dihapal oleh anak-anak yang masih sangat belia.

Ibnu Sina hapal al-Qur’an di usia 5 tahun, Imam Thabary, Imam Syafi’i, dan Ibnu Khaldun hapal al-Qur’an usia 7 tahun. Imam al-Suyuthi hapal al-Qur’an sebelum usia 8 tahun. Ibnu Hajar al-Asqalani hapal al-Qur’an usia 9 tahun, Ibnu Qudamah hapal alQur’an usia 10 tahun.

Keempat adalah bahwa Al-Quran menceritakan hal ikhwal tentang masa lalu dan masa depan dengan tepat. Misalnya adalah kisah tentang kemenangan bangsa Romawi setelah mereka mengalami kekalahan dari bangsa Persia.

Allah berfirman:“(2) Telah dikalahkan bangsa Rumawi, (3) di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, (4) dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,” (Q.S. al-Ruum: 2 – 4)

Sekitar tujuh tahun setelah diturunkannya ayat-ayat di atas pada Desember 627 Masehi, perang penentu antara Romawi dan Persia terjadi di Nineveh.

Kali ini pasukan Romawi secara mengejutkan mengalahkan pasukan Persia dan memaksa Persia harus membuat perjanjian dengan Romawi untuk mengembalikan wilayah yang mereka rampas dari Romawi.

Hadirin yang berbahagia

Al-quran begitu mulia keberadaannya, hingga terlalu bodoh jika hanya menyimpannya di almari kita. Untuk itu semoga kita dapat terus mempelajari, menggali dan mendalami ayat-ayat Al-Quran sehingga kita menjadi bagian dari orang yang mendekat pada-Nya melalui Al-Quran.

Barang kali demikianlah yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya mohon di maklumi dan di maafkan.

Billahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contoh Pidato untuk Acara Peringatan Hari hari Besar Nasional

Dalam setiap acara Hari Besar Nasional tentu setiap kepala instansi akan menyampaikan pidato ataupun sambutan.

Selain sebagai acara peringatan, biasanya pada kesempatan itu kepala instansi tersebut mencoba memaparkan kemajuan lembaga yang telah dipimpinnya.

Kurang lebih seperti ini contoh pidato singkat untuk menyambut hari besar nasional

Contoh Pidato Menyambut Hari Koperasi

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saudara-saudara sekalian yang kami hormati.

Dengan mengucapkan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang atas rahmat dan hidayah-Nya yang diberikan kepada kita semua, sehingga kita dapat bertemu dan bertatap muka pada forum ini, yang mana tidak lain adalah untuk memperingati Hari Koperasi.

Ide Koperasi sudah lama muncul di Indonesia. Perumusan pasal 33 UUD 1945 tampak diwarnai dengan semangat para pemimpin pada waktu itu untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama perekonomian Indonesia.

Dewasa ini pemerintah telah menciptakan kesempatan yang cukup maksimal untuk pengembangan koperasi. Demikian besar dana, waktu dan perhatian yang telah dicurahkan untuk terciptanya kesempatan itu. Dan koperasi telah berkembang pesat.

Orang bisa beranggapan sekarang ini, bahwa mendirikan koperasi adalah hal yang tidak sulit. Apalagi mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Saudara-saudara sekalian yang kami hormati.

Terlepas dari hal tersebut di atas, yang penting bagi kita, terutama saudara-saudara yang sedang menangani koperasi maupun para pengurus koperasi serta anggota-anggotanya, dituntut untuk memiliki kesadaran dan solidaritas yang mantap serta kejujuran, sebagai sikap mental dan moral yang diperlukan bagi setiap penyelenggara koperasi yang baik.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana agar koperasi dapat dikelola secara professional oleh tenaga-tenaga terampil yang terdidik. Secara kualitatif kemampuan pengurus perlu ditingkatkan, terutama kemampuan manajemen, administrasi pengorganisasian usaha.

Mereka harus cukup professional, di samping juga dibutuhkan kader-kader yang dedikatif dan professional yang akan berimplikasi terhadap produktifitas kerja.

Dengan profesionalisme yang tetap memperhatikan asas kekeluargaan, koperasi bisa cukup tangguh menghadapi suasana free fight competition dan akan menjadi wahana yang tangguh bagi golongan ekonomi lemah dalam bersaing dengan perusahaan yang mengandalkan kekuatan modal.

Akhirnya, marilah kita berharap semoga kehidupan perkoperasian kita ini akan mengalami masa kejayaannya, dalam usaha ikut membangun perekonomian bangsa. Dan semoga Allah membantu dan menolong kita semua. Amiin

Wassalamualaikum Wr. Wb

Itulah Beberapa Contoh Pidato Singkat yang dapat kami berikan kepada Anda. Semoga bermanfaat dan semoga menjadi Amal ibadah bagi kita semua. Amiin

Loading...

Pencarian Populer

  • contoh pidato yang menarik dan tidak membosankan
  • contoh pidato musyawarah
  • contoh pidato singkat dan jelas tentang moral serta strukturnya
  • fidato dlm rangka pembentukan pengurus
  • teks pidato yang menarik
  • acara pidato
  • contoh kumpulan pidato yang mengandung kalimat penting
  • contoh pidato ekstemporan
  • macam macam campidato singkat
  • macam macam judul pidato

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *