Niat, Doa dan Tata Cara Mandi Wajib (junub) Sesuai Syariat Islam

Wawasan Edukasi - Mandi wajib adalah perkara wajib yang harus kita lakukan bila ada hal-hal yang mengharuskan kita melakukan mandi wajib. Namun yang menjadi permasalahan adalah, beberapa diantara kaum muslim terkadang menyepelekan perkara wajib ini, sehingga pada ujungnya mereka seringkali melewatkan rukun-rukun yang seharusnya dilakukan ketika mandi wajib (junub).
 
mandi

 

Pengertian Mandi Wajib / Mandi Junub

Dalam bahasa arab, mandi berarti الْغُسْل (ghusl) sedangkan makna secara istilah berarti mengalirkan. Dalam istilah lain, mandi wajib seringkali disebut dengan mandi junub yang artinya adalah kegiatan mandi selepas melakukan junub (hubungan suami istri)

Berdasarkan istilah, mandi wajib dapat dimaknai dengan mengalirkan atau meratakan air keseluruh bagian tubuh dengan diawali niat mandi wajib terlebih dahulu. 

Tata Cara Mandi Wajib / Mandi Junub atau juga Mandi Besar

Tata cara mandi wajib didasarkan pada beberapa sunnah Nabi SAW seperti berikut ini

Hadist Pertama

عن عائشة رضي الله عنها قالت : كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا اغتسل من الجنابة غسل يديه ، ثم توضأ وضوءه للصلاة ، ثم اغتسل ، ثم يخلل بيده شعره حتى إذا ظن أنه قد أروى بشرته أفاض عليه الماء ثلاث مرات ، ثم غسل سائر جسده 

Artinya: Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha; dia berkata, “Bahwa bila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dari janabah maka beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhunya untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya kedalam air kemudian menyela dasar-dasar rambutnya, sampai beliau menyangka air sampai kedasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan kedua tangannya sebanyak tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits kedua

وعن عائشة رضي الله عنها قالت : كنت أغتسل أنا ورسول الله صلى الله عليه وسلم من إناء واحد نغترف منه جميعا 

Artinya: Aisyah radhiallahu ‘anha juga berkata, “Aku mandi bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari satu tempayan, dan kami sama-sama mengambil air dari tempayan tersebut.” (HR. Muslim) 

Hadits ketiga

 عن ميمونة بنت الحارث رضي الله عنها زوجة النبي صلى الله عليه وسلم أنها قالت : وضعتُ لرسول الله صلى الله عليه وسلم وَضوء الجنابة ، فأكفا بيمينه على يساره مرتين أو ثلاثا ، ثم غسل فرجه ، ثم ضرب يده بالأرض أو الحائط – مرتين أو ثلاثا – ثم تمضمض واستنشق ، ثم غسل وجهه وذراعيه ، ثم أفاض على رأسه الماء ، ثم غسل سائر جسده ، ثم تنحّى فغسل رجليه ، قالت : فأتيته بخرقة فلم يُردها ، وجعل ينفض الماء بيده

Artinya: Dari Maimunah binti Al-Harits radhiyallahu‘anha; dia mengatakan, “Saya menyiapkan air bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mandi junub. Kemudian beliau menuangkan (air tersebut) dengan tangan kanannya di atas tangan kirinya sebanyak dua kali – atau tiga kali, kemudian beliau cuci kemaluannya, lalu menggosokkan tangannya di tanah atau di tembok sebanyak dua kali – atau tiga kali. Selanjutnya, beliau berkumur-kumur dan ber-istinsyaq (menghirup air), kemudian beliau cuci mukanya dan dua tangannya sampai siku. Kemudian beliau siram kepalanya lalu seluruh tubuhnya. Kemudian beliau mengambil posisi/tempat, bergeser, lalu mencuci kedua kakinya. Kemudian saya memberikan kepadanya kain (semacam handuk, pen.) tetapi beliau tidak menginginkannya, lalu beliau menyeka air (di tubuhnya) dengan menggunakan kedua tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bila merujuk pada hadist di atas, dapat disimpulkan bahwa tata cara mandi wajib atau mandi junub adalah sebagai berikut:
  1. Melafalkan niat, boleh dalam hati dan boleh diucapkan. Niat mandi wajib inilah yang membedakan dengan mandi biasa. Niat mandi wajib adalah hal yang wajib dilakukan bila hendak memulai mandi junub.
  2. Membasuh tangan, sunnahnya membasuh tangan dilakukan sebanyak tiga kali, jangan lupa untuk membasuh sela-sela jari agar benar-benar bersih.
  3. Membersihkan organ-organ tubuh dengan menggunakan tangan kiri. 
  4. Bila selesai membersihkan organ-organ tubuh yang kotor, cucilah kembali tangan yang digunakan untuk membersihkan organ-organ tubuh tadi
  5. Berwudhu, berwudhu dalam mandi wajib sama seperti dengan wudhu ketika kita hendak melaksanakan sholat
  6. Mengguyur kepala, lakukan sebanyak tiga kali, usahakan agar seluruh rambut dan permukaan kepala terbasahi oleh air
  7. Menyela-nyela rambut dengan jari, tujuannya agar air dapat menerobos keseluruh bagian rambut sehingga kulit kepala terbasahi oleh air
  8. Menyiram kembali seluruh bagian tubuh bila beberapa langkah diatas sudah selesai dilakukan. Mengguyur bagian tubuh dimulai dari bagian tubuh yang kanan kemudian bagian tubuh yang kiri
  9. Bila semua langkah sudah dilakukan, boleh kita mandi kembali menggunakan sabun dan shampo agar aroma tubuh menjadi harum kembali
Itu adalah beberapa tata cara mandi wajib yang berdasarkan sunnah Nabi.

Do'a dan niat mandi wajib / mandi junub

Melaksanakan mandi wajib harus diniatkan karena Allah SWT, agar ibadah yang kita jalani diterima oleh Allah sebagai amal ibadah. Karena bila tidak diniatkan, ditakutkan nanti mandi wajib yang kita kerjakan menjadi tidak sah sehingga badan belum terseucikan. Secara otomatis semua ibadah wajib kita yang lain juga akan sia-sia belaka.


Baca: doa qunut

0 Response to "Niat, Doa dan Tata Cara Mandi Wajib (junub) Sesuai Syariat Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel