Wakil Ketua Komisi Pendidikan: Keselamatan siswa menjadi prioritas utama

45 sec read

Jakarta – Pemerintah telah menetapkan tahun ajaran baru pada tanggal 13 Juli 2020. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi X atau Komisi Pendidikan, Hetifah Sjaifudian mendukung ditundanya pembukaan sekolah.

“Keselamatan siswa menjadi prioritas utama. Hal-hal lainnya seperti ketuntasan kurikulum itu nomor dua. Dengan kondisi saat ini, sebaiknya memang pembelajaran tatap muka ditunda dulu,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Agar klaster penyebaran virus COVID-19 tidak terjadi seharusnya pemerintah berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran jarak jauh.

“Tahun ajaran baru tidak apa-apa dimulai 13 Juli, namun sebaiknya dilakukan jarak jauh. Evaluasi yang ada dari PJJ (pendidikan jarak jauh) di tahun ajaran kemarin sebaiknya diperbaiki di bulan-bulan ini,” jelasnya.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh pemerintah bersama Kemenkominfo harus secara aktif meningkatkan akses internet di seluruh wilayah Indonesia.

“Juga peningkatan kapasitas guru dan orangtua dalam melaksanakan pembelajaran daring. Ke depan sebaiknya kebijakan diarahkan ke sana, dibanding kembali melakukan 100% tatap muka,” paparnya.

Jika Sekolah Dibuka

Harusnya menurut Hetifah beberapa syarat yang perlu diterapkan di sekolah-sekolah jika memang proses belajar mengajar di kelas dilaksanakan pada 13 Juli 2020.

“Antara lain harus berada di zona hijau, kalau bisa hanya yang nihil kasus Covid. Standar sarana prasarana yang mendukung protokol kesehatan juga harus terpenuhi, seperti adanya sarana cuci tangan dan sistem UKS yang memadai. Jika prasyarat ini belum bisa dipenuhi, sebaiknya jangan mengambil risiko,” pungkasnya.

PPDB KABUPATEN JOMBANG SUDAH DIBUKA, BURUAN SIAPKAN DIRIMU!

Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Jombang sudah dibuka untuk umum. Pemerintah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana guna memperlancar kegiatan tersebut. Mulai dari sistem...
Ima Ruhma
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *