Sujud Syukur

2 min read

sujud, mohammad salah, m salah, sujud syukur

Pengertian Sujud Syukur

Sujud merupakan suatu tanda bukti bahwa tunduknya seorang hamba dihadapan Allah SWT. Sujud adalah tanda dan pengakuan bahwa manusia hanyalah makhluk yang tidak memiliki daya dan kuasa dihadapan Allah SWT.

Sedangkan bersyukur, adalah ungkapan seseorang ketika mendapatkan sesuatu yang istimewa, hadiah, ampunan, kesuksesan atau lain sebagainya. Akan tetapi, bagi seorang muslim, bersyukur merupakan salah satu bentuk pengakuan bahwa segala sesuatu yang dimiliki, diperolehnya adalah berasal dari Allah SWT. Sehingga kita sebagai umat islam wajib mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita semua.

Bentuk syukur seorang muslim dapat dilakukan dengan bersedekah ataupun dengan sujud syukur. Nah, pada artikel kali ini, kita akan lebih memfokuskan pembahasan mengenai sujud syukur, dan bagaimana cara melakukannya.

Baca: kalimat tauhid

Pengertian dan Dalil tentang Sujud Syukur

Sujud merupakan kegiatan meletakkan dahi dan seluruh bagian telapak tangan di atas tanah dengan mengangkat kedua siku-sikunya. Pada umumnya, sujud hendaknya dilakukan dengan penuh kekhusyu’an dan ketundukan serta berserah diri kepada Allah SWT.

Sedangkan syukur merupakan ungkapan kata-kata yang bermakna pujian atas kebaikan, ucapan terimakasih yang dilafalkan baik melalui lisan maupun hati atas karunia dan nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Jadi dapat dikatakan bahwa sujud syukur adalah bentuk kegiatan bersujud karena ingin mengungkapkan rasa terimakasih kita atas pemberian yang Allah berikan kepada kita. Entah itu karena terhindar dari bencana, mendapatkan hadiah, atau lain sebagainya. Hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam QS. Ibrahim ayat 7.

Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

(QS. Ibrahim:7)

Firman Allah SWT QS. Al Baqarah ayat 152

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”.

(QS. Al Baqarah : 152)

Baca: puasa syawal

Hukum Bersyukur dan Melakukan Sujud Syukur

Setiap mukmin hendaknya selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Baik itu harta, kesehatan atau lain sebagainya. Bahkan, ketika sedang sakitpun hendak kita tetap bersyukur atas sakit yang Allah berikan kepada kita. Karena itu menandakan bahwa Allah masih menyayangi kita.

Sebagai seorang mukmin kita harusnya menyadari bahwa segala sesuatu yang Allah berikan kepada kita, itu adalah yang terbaik buat kita. Meskipun dari sekian banyak yang Allah berikan itu tidak sesuai dengan keinginan kita. Sebab kita masih terlalu mengedepankan nafsu daripada keimanan kita kepada Allah SWT. Jadi, sudah saatnya kita mulai belajar meyakini bahwa apa yang kita peroleh itulah yang Allah tetapkan terbaik untuk kita.

Berkenaan dengan sujud syukur, Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Dari Abu Bakrah, sesungguhnya Rasulullah SAW apabila mendapat sesuatu yang menyenangkan atau diberi khabar gembira segeralah beliau tunduk sujud sebagai tanda syukur kepada Allah SWT”.

H.R Abu Dawud, Ibnu Majah dan at Thurmudzi yang menganggapnya sebagai hadits hasan

Dalam hadits lain dijelaskan

“Dari Abdurrahmaan bin ‘Auf : Bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda: “Aku bertemu dengan Jibriil ‘alaihis-salaam, lalu ia memberikan kabar gembira kepadaku dengan berkata: ‘Sesungguhnya Rabbmu telah berfirman: Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadamu, maka aku akan mengucapkan sholawat kepadanya. Barangsiapa yang mengucapkan salam kepamu, maka aku akan mengucapkan salam kepada-Nya”.

H.R Baihaqi dan Hakim

Sebab-sebab Sujud Syukur

Di atas telah disebutkan beberapa sebab seorang mukmin hendaknya melakukan sujud syukur. Nah, berikut ini adalah beberapa sebab lain yang menjadi alasan kita melakukan sujud syukur kepada Allah SWT.

  1. Karena mendapatkan nikmat dan karunia dari Allah SWT
  2. Mendapatkan kabar gembira / berita menyenangkan
  3. Terhindar dari bencana

Itu adalah tiga pokok alasan kenapa sebagai seorang mukmin disunahkan untuk melakukan sujud syukur. Dari tiga poin tersebut dapat diperluas sebab-sebabnya.

Beriktu ini adala beberapa sebab Nabi Muhammad SAW dan sahabat melakukan sujud syukur diantaranya yaitu:

  1. Ketika Nabi Muhammad ASW mendapat surat dari Ali yang isinya kabar gembira bahwa suku Hamzah masuk Islam
  2. Ketika malaikat Jibril memberikan kabar gembira kepada Nabi Muhammad SAW bahwa orang yang selalu bershalawat kepada Nabi SAW akan diberi rahmat dan keselamatan.
  3. Ketika mendengar kematian Musailamah Al Kadzdzaab (nabi palsu), Abu Bakar As-Shidiq ra melakukan sujud syukur.
  4. Ka’ab bin Abdul Malik ra melaksanakan sujud syukur ketika mendengar bahwa tobatnya diterima oleh Allah SWT.

Syarat Sujud Syukur

Syarat sujud syukur seperti syarat shalat yaitu:

  • Suci badan, pakaian dan tempat
  • Menghadap kiblat
  • Menutup aurat

Cara Sujud Syukur

Tata cara sujud syukur secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Niat dalam hati
  2. Takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan
  3. Takbir untuk sujud tanpa mengangkat kedua tangan
  4. Sujud
  5. Bangkit dari sujud sambil takbir
  6. Duduk sesudah sujud (tanpa membaca tasyahud)
  7. Salam

Namun, dari beberapa ulama, ada pula yang tidak mensyaratkan harus suci. Namun alangkah baiknya bila melakukan sujud syukur dengan kondisi badan pakaian dan tempat suci.

Baca: pengertian thaharah

Niat dan Doa Sujud Syukur

Bacaan Doa Sujud Syukur juga sama dengan bacaan doa sujud tilawah

Artinya: “Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta”.

HR. Tirmizi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *