Rangkuman Materi Tema 2 Kelas 6 (IPA)

5 min read

MEMAHAMI CARA PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK HIDUP

  1. Pertumbuhan dan perkembangan manusia

Pertumbuhan adalah perubahan makhluk hidup mulai dari kecil hinggamenjadi dewasa. Pertumbuhan mengalami perubahan yang tidak dapat kembalike keadaan semula. Perkembangan adalah proses menuju tercapainyakedewasaan. Perkembangan manusia ditunjukkan salah satunya dengan gejalapubertas.

Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan melalui beberapatahap. Tahapan tersebut dimulai dari bayi, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Padamasa remaja itulah terjadi gejala pubertas.

  1. Bayi

Bayi mengalami pertumbuhan secara cepatpada tahun pertama. Selama tahun pertama, bayisepenuhnya bergantung pada orang tuanyauntuk memperoleh makanan dan perlindungan.Namun, bayi mulai mengembangkan berbagaikemampuan seperti berjalan dan berinteraksidengan orang lain.

  • Remaja

Masa remaja ditandai dengan gejala pubertas. Masa pubertas adalah masa pertumbuhanpesat menuju tahap kematangan seksual. Tahapini umumnya berawal pada usia sebelas tahununtuk anak perempuan dan tigabelas tahununtuk anak laki-laki. Pada masa tersebut, baiklaki-laki maupun perempuan akan mengalamiperubahan fisik.

  • Dewasa

Setelah mengalami masa pubertas, manusiamemasuki masa dewasa. Manusia sudahmemiliki bentuk tubuh yang tetap. Orang dewasalebih mandiri dan mampu berpikir denganpertimbangan yang matang. Pada masa inipertumbuhan tinggi badan berhenti. Padaumumnya, masa dewasa manusia berkisar antara20 – 50 tahun.

  • Usia lanjut

Manusia semakin lama semakin menjadi tua.Pada usia 40 tahun ke atas, tubuh manusiamenua dengan cepat. Kulit menjadi mengerutdan otot serta tulang tidak sekuat dulu lagi.Organ-organ indra mulai melemah dan rambutmenjadi beruban. Dalam proses yang normalakhirnya satu atau lebih sistem tubuh berhentiberfungsi hingga dalam suatu waktu seseorangmeninggal.

  • Ciri-ciri perkembangan fisik laki-laki dan perempuan

Ketika memasuki masa pubertas, remaja perempuan maupun laki-lakimengalami perubahan fisik. Perubahan yang terjadi meliputi ciri-ciri kelaminprimer dan ciri-ciri kelamin sekunder. Ciri-ciri kelamin primer terjadi di dalam tubuh,sedangkan ciri-ciri kelamin sekunder terjadi pada tubuh bagian luar. Ciri-cirikelamin sekunder dapat terlihat dan tampak dari luar sehingga dapat diamati.

Ciri-ciri kelamin primer dan sekunder diatur oleh hormon kelamin. Selama masapubertas, laki-laki maupun perempuan mengalami pertumbuhan yang pesat. Padaakhir pubertas, biasanya terjadi pada usia sekitar 16 hingga 20 tahun, merekaumumnya tidak lagi mengalami pertumbuhan tinggi badan.

  1. Perubahan pada laki-laki

Laki-laki mengalami perubahan primerdan sekunder pada masa pubertas.

  1. Ciri-ciri kelamin primer

Ciri-ciri kelamin primer disebut jugaperubahan utama. Pada laki-laki, perubahanyang terjadi yaitu mulai diproduksinyasperma pada organ reproduksi laki-laki.Perubahan ini menandakan bahwa sistemreproduksinya berfungsi.

Alat reproduksi laki-laki terdiri atas testis, saluran sperma, uretra, dan penis.Organ testis menghasilkan sperma. Testis dapat memproduksi jutaan spermasetiap hari. Akibatnya, kantung testis akan terisi penuh dengan cairan sperma.Cairan sperma keluar melalui saluran sperma, kemudian menuju uretra. Cairansperma akhirnya akan keluar dengan sendirinya. Hal ini yang sering dialamisebagai mimpi basah.

  • Ciri-ciri kelamin sekunder

Ciri-ciri kelamin primer biasanya diikuti dengan perkembangan ciri-cirikelamin sekunder. Ciri-ciri kelamin sekunder dapat kita amati dengan melihatperubahan fisik yang dialami seseorang.

Berikut ini ciri-ciri kelamin sekunder pada laki-laki.

  1. Tumbuh kumis dan janggut (rambut yang tumbuh di dagu).
  2. Tumbuh rambut-rambut halus di ketiak dan organ kelamin.
  3. Organ kelamin membesar.
  4. Tumbuh jakun.
  5. Suara berubah menjadi berat.
  6. Dada tampak bidang.

Namun, tidak semua laki-laki mengalami ciri-ciri kelamin sekunder yang
mencolok. Ada juga yang tidak mengalami pertumbuhan kumis dan jakun.

  • Perubahan pada perempuan

Sama seperti laki-laki, perempuan juga mengalami perubahan primerdan sekunder pada masa pubertas.

  1. Ciri-ciri kelamin primer

Ciri-ciri kelamin primer yang terjadi padaperempuan diawali dengan mulai diproduksinya sel telur. Sel ini dihasilkan oleh organkelamin yang disebut indung telur atauovarium. Alat reproduksi pada perempuanterdiri atas ovarium, tuba falopi, uterus, danlubang kemaluan (vagina).

Indung telur melepaskan sel telur setiap bulan. Pada saat pelepasan sel telur,rahim juga mengalami penebalan dan terdapat banyak pembuluh darah. Sel telurdilepaskan menuju rahim. Apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma, seltelur akan mati dan terlepas dari dinding rahim. Terlepasnya sel telur juga diikutiterlepasnya lapisan dinding rahim. Hal ini menyebabkan terjadinya pendarahan.Darah keluar melalui lubang kemaluan selama dua hingga enam hari. Peristiwainilah yang disebut menstruasi.

Remaja mengalami menstruasi mulai usia 9 tahun hingga 15 tahun. Namun,ada pula yang mengalami menstruasi setelah usia 15 tahun.

  • Ciri-ciri kelamin sekunder

Ciri-ciri kelamin sekunder pada perempuan ditandai dengan perubahantubuh berikut ini:

  1. Payudara dan pinggul mulai membesar.
  2. Tumbuh rambut-rambut halus di ketiak dan organ kemaluan.
  3. Organ kelamin membesar.
  • Cara perkembangbiakan pada hewan

Hewan memiliki kemampuan untuk berkembang biak. Hewan dapatberkembang biak tanpa perkawinan (vegetatif) maupun melaluiperkawinan (generatif).

  1. Perkembangan hewan secara vegetatif

Perkembangbiakan hewan secara vegetatif dapat melalui cara membelahdiri, pertunasan, dan fragmentasi. Perkembangbiakan demikian dialami olehhewan tingkat rendah.

  1. Membelah diri

Membelah diri adalah membagi tubuh menjadi dua sama besar. Hewanyang berkembang biak dengan membelah diri yaitu Amoeba. Amoeba adalahhewan bersel satu. Ukuran Amoeba sangat kecil.

Kaki semu pada Amoeba ditarik ke dalam sehingga tubuhnya menjadi bulat.Pada saat itu, inti sel mulai terbelah menjadi dua dan Amoeba membelah diri menjadidua.

  • Pertunasan

Pertunasan merupakan cara perkembangbiakan hewan yang dilakukandengan membentuk tunas pada tubuhnya. Tunas akan terus tumbuh dan berkembang hingga tertentu. Setelah cukup dewasa, tunas akan melepaskandiri. Selanjutnya, tunas yang terpisah dari induknya akan tumbuh menjadi hewanbaru.

Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara pertunasan adalah
Hydra.

  • Fragmentasi

Fragmentasi merupakan caraberkembang biak hewan tingkatrendah melalui pemotongan bagiantubuh tertentu. Kemudian, potongantubuh tersebut akan tumbuh menjadiketurunan yang baru.

Contoh hewanyang berkembang biak dengan carafragmentasi adalah cacing pipih (Planaria).

  • Perkembangan hewan secara generatif

Perkembangbiakan hewan secara generatif dapat dibedakan menjadi tiga,yaitu bertelur (ovipar), melahirkan (vivipar), dan bertelur melahirkan (ovovivipar).

  1. Bertelur (ovipar)

Hewan yang berkembang biak dengan carabertelur disebut ovipar. Ovipar berasal dari kataovum yang berarti telur. Sel telur dihasilkan olehhewan betina. Sel sperma dihasilkan oleh hewanjantan.

Beberapa hewan yang berkembang biakdengan cara bertelur misalnya ikan, serangga,ayam, kadal, katak, dan buaya. Ada pula hewanmamalia yang berkembang biak dengan carabertelur.

Berdasarkan tempat terjadinya, pembuahan pada hewan dibedakan menjadi
dua macam, yaitu pembuahan internal dan pembuahan eksternal.

  1. Pembuahan internal

Pembuahan internal terjadi di dalam tubuh hewan betina. Sperma hewan jantan dimasukkan ke dalam saluran reproduksi betina. Contoh hewan yang melakukan pembuahan internal adalah burung penguin dan serangga. Setelah bertelur, hewanhewan tersebut mengerami telurnya hingga menetas.

  • Pembuahan eksternal

Pembuahan eksternal terjadi di luar tubuh hewan betina. Kebanyakan hewan yang mengalami pembuahan eksternal menghasilkan telur dalam jumlah yang banyak. Contoh hewan yang melakukan pembuahan di luar tubuh adalah ikan dan katak. Katak betina melepaskan telur ke dalam air.

Telur-telurnya ini dilindungi oleh lapisan lendir. Telur ini biasanya dibuahi di dalam air atau di luar tubuh induknya. Telur ini kemudian menetas dan tumbuh menjadi katak dewasa. Katak dewasa akan naik ke atas daratan yang kering untuk mencari makanan.

  • Melahirkan (vivipar)

Hewan yang berkembang biak secara melahirkan disebut vivipar. Hewan yang melahirkan juga menghasilkan telur. Namun, telur yang dihasilkan tidak dibungkus cangkang dan tidak dikeluarkan dari dalam tubuh hewan betina. Kerbau, kijang, kucing, anjing, kuda, kambing, sapi, gajah, orang utan, kanguru, harimau, dan kelinci termasuk contoh hewan yang berkembang biak secara melahirkan.

Hewan yang beranak kebanyakan menyusui anaknya. Hewan yang demikian
disebut hewan mamalia. Ada pula hewan mamalia yang hidup di air. Misalnya,
paus dan lumba-lumba.

Berikut ini beberapa ciri hewan melahirkan:

  1. Mempunyai kelenjar susu.
  2. Hewan betina menyusui anaknya dan memelihara mereka hingga dewasa.
  3. Mempunyai rahim.
  4. Kulit tubuh hewan umumnya memiliki rambut dan mengandung kelenjar, seperti kelenjar lemak dan keringat.

Golongan hewan melahirkan sebagian besar adalah hewan mamalia. Namun, ada jugahewan mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur.

  • Bertelur dan melahirkan (ovivipar)

Selain berkembang biak dengan cara bertelur atau beranak, hewan juga dapat
berkembang biak melalui perpaduan kedua cara tersebut, yaitu dengan bertelur dan
beranak. Hewan yang berkembang biak secara bertelur dan melahirkan disebut
ovovivipar. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara demikian adalah
ikan hiu, beberapa jenis ular, dan kadal.

Cara berkembang biak secara ovoviviparmerupakan perpaduan antara cara bertelurdengan cara melahirkan. Telur yang sudahdibuahi menetas di dalam tubuh hewan betina dankeluar sudah dalam bentuk bayi. Hewan tersebuttampak seolah-olah melahirkan anak, tetapi sebenarnya hewan tersebut mengandung calonanaknya dalam bentuk telur.

  • Cara perkembangbiakan tumbuhan

Tumbuhan dapat berkembang biak secara kawin atau generatif dan tidakkawin atau vegetatif. Tumbuhan yang memiliki biji mengalami pertumbuhansecara generatif. Sementara itu, tumbuhan yang tidak memiliki biji padaumumnya berkembang biak secara vegetatif.

  1. Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif

Perkembangbiakan secara generatif dialami oleh tumbuhan berbiji. Alatperkembangbiakan pada tumbuhan berbiji adalah bunga. Perkembangbiakan iniumumnya didahului dengan penyerbukan.

  • Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif

Perkembangbiakan secara vegetatif adalah perkembangbiakan yang terjaditanpa melalui proses penyerbukan atau pembuahan. Tumbuhan baru yangterbentuk berasal dari pertumbuhan dan perkembangan bagian tubuh tertentudari induknya. Perkembangbiakan vegetatif dikelompokkan menjadi dua, yaituperkembangbiakan vegetatif alami dan perkembangbiakan vegetatif buatan.

  1. Perkembangbiakan vegetatif alami

Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan tumbuhantanpa bantuan manusia. Perkembangbiakan vegetatif alami dapat terjadi melaluimembelah diri, spora, umbi batang, umbi lapis, tunas, akar tinggal, geragih, dantunas adventif.

  • Perkembangbiakan vegetatif buatan

Perkembangbiakan vegetatif buatan artinyaperkembangbiakan vegetatif yang terjadi karenaadanya bantuan manusia. Perkembangbiakansecara vegetatif buatan meliputi mencangkok,menyambung, okulasi, setek, dan merunduk.

  • Cara perkembangbiakan manusia

Perkembangbiakan pada manusia diawali dari pertemuan sel telur dengan sel sperma, atau disebut pembuahan. Sel telur yang telah bersatu dengan sel sperma membentuk zigot. Kemudian, zigot akan terus membelah dan akan menempel pada dinding rahim. Zigot yang telah membelah dan mencapai Rahim disebut embrio. Embrio di dalam rahim dikelilingi oleh suatustruktur seperti jari. Permukaan struktur tersebut disebut plasenta. Embrio yang tumbuh di dalam rahim berkembang menjadi janin. Janin memperoleh makanan dari ibu melalui plasenta selama di dalam rahim.

Janin melekat pada plasenta dan dihubungkan oleh tali pusar. Tali pusarberfungsi untuk menghubungkan janin dengan ibunya. Masa perkembangan janindi dalam rahim inilah wanita mengalami masa kehamilan.Selama masa kehamilan, perempuan tidak mengalami masa menstruasi.Masa kehamilan pada manusia kurang lebih selama 9 bulan lebih 10 hari. Setelahitu akan melahirkan seorang bayi.

Manusia baik laki-laki maupun perempuan mulai memproduksi sel kelaminpada masa pubertas. Laki-laki menghasilkan sel sperma dan perempuan menghasilkan sel telur.Setelah bayi dilahirkan, ibu memberikan air susu kepada bayinya. Air susuibu (ASI) merupakan makanan utama bayi yang bergizi. Bayi memerlukan gizimakanan yang cukup untuk tumbuh sehat.

KONDUKTOR DAN ISOLATOR PANAS

Panas adalah salah satu bentuk energi. Salah satu sifat panas adalah dapat berpindah tempat, yaitu dari sumber panas ke tempat lain yang lebih dingin....
Fari Tita
3 min read

Pelestarian Makhluk Hidup

Melestarikan kekayaan alam merupakan tugas kita sebagai generasi penerus bangsa. Alam memberikan kita banyak manfaat agar kita bisa mengambilnya secara gratis. Akan tetapi, apabila...
Fari Tita
7 min read

Keseimbangan Ekosistem – Materi Tema 3 Kelas 6

KESEIMBANGAN EKOSISTEM – Lingkungan terdiri atas makhluk hidup dan benda tak hidup. Dalam suatulingkungan terjadi hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup danbenda tak hidup....
Fari Tita
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *