Pendidikan Bukan Ekonomi, Pemkot Bogor Tak Buru-Buru Buka Sekolah

44 sec read

BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor tak akan tergesa-gesa untuk membuka kembali sekolah jika New Normal memang jadi diberlakukan. Pernyataan itu merupakan kesimpulan dari disksusi antara wali kota dengan para pemangku kepentingan kota Bogor.

Menurut Bima, sektor pendidikan berbeda dengan ekonomi. Sekolah merupakan tempat masa masa depan anak-anak yang harus dijaga. Apalagi, terlalu banyak yang tidak diketahui tentang virus Corona.


“Hari ini landai, minggu depan belum tentu. Di data kita juga anak-anak yang terpapar ada. Yang PDP dan ODP juga ada. Jadi risikonya terlalu besar dan kita harus berhati-hati sekali,” kata Bima Arya, Sabtu (30/05/2020). 


Makanya, Pemkot Bogor akan memastikan terlebih dahulu adanya sistem protokol kesehatan yang kuat sebelum membuka kembali sekolah. Terutama, sistem protokol kesehatan untuk pelajar jenjang SD dan SMP.

“Jadi tugas kita sekarang terus menyempurnakan sistem protokol. Ini tidak mudah karena kondisi dan latar belakang tiap sekolah berbeda-beda,” tekan Bima. 

Selama protokol baru ini belum maksimal, kata Bima, Pemkot Bogor tidak akan terpaku pada tanggal tertentu untuk memulai kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

“Jangan mengambil risiko mempertaruhkan masa depan anak-anak kita semuanya, terlalu besar pertaruhannya. Kami akan terus berdiskusi dan mendengarkan saran dari semua. Komite sekolah, IDAI, Wandik, psikolog, kepala sekolah, harus terus meng-update,” kata Bima.

PPDB KABUPATEN JOMBANG SUDAH DIBUKA, BURUAN SIAPKAN DIRIMU!

Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Jombang sudah dibuka untuk umum. Pemerintah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana guna memperlancar kegiatan tersebut. Mulai dari sistem...
Ima Ruhma
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *