Pelestarian Makhluk Hidup

7 min read

Melestarikan kekayaan alam merupakan tugas kita sebagai generasi penerus bangsa. Alam memberikan kita banyak manfaat agar kita bisa mengambilnya secara gratis. Akan tetapi, apabila alam yang kita huni sudah tidak lagi memberikan kekayaannya kepada kita, hidup akan semakin sulit.

Oleh karena itu, penting bagi kita mengetahui beberapa makhluk hidup yang harus dilestarikan karena terancam punah akibat perburuan liar.

Hewan Dan Tumbuhan Langka yang ada di Indonesia

Hewan dan tumbuhan langka yaitu hewan dan tumbuhan yang sudah jarang ditemui. Keberadaan hewan dan tumbuhan tersebut sangat sedikit. Bila tidak ada upaya perlindungan dan pelestarian, maka hewan dan tumbuhan tersebut dapat mengalami kepunahan.

Beberapa hewan langka perlu dilindungi agar tidak punah. Ini dilakukan untuk dapat menjaga keseimbangan ekosistem dibumi dan generasai berikutnya masih dapat menjumpai hewan-hewan tersebut. Begitu pula dengan tumbuhan, banyak sekali tumbuhan yang semakin berkurang keberadaannya di bumi sehingga terancam punah. Perburuan hewan menjadi salah satu penyebab kelangkaan hewan.

Hewan langka

Orang Utan

orang utan

Orang utan hidup di hutan di daerah pegunungan. Hampir seluruh permukaan tubuhnya ditumbuhi dengan rambut yang panjang dan berwarna cokelat. Orang utan jantan biasanya berukuran lebih besar daripada orang utan betina. Hampir seluruh hidup orang utan dihabiskan dengan bergelantungan di atas pohon.

Orang utan mencari makan pada siang hari dan tidur di malam hari. Makanan utama orang utan adalah buah-buahan.
Ada dua jenis orang utan, yaitu orang utan kalimantan dan orang utan sumatra. Orang utan kalimantan memiliki warna rambut cokelat kegelapan.

Perburuan, perdagangan ilegal, dan kerusakan hutan mengakibatkan jumlah orang utan berkurang. Perburuan dan penangkapan anakan orang utan untuk perdagangan juga merupakan bencana yang gawat. Daerah perlindungan orang utan terbesar di Indonesia adalah Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah.

Komodo

komodo

Komodo adalah jenis kadal terbesar yang masih hidup hingga saat ini. Hewan ini memiliki leher dan ekor yang panjang, cakar kuat, dan gigi tajam. Tempat hidup komodo di padang rumput. Komodo memiliki kecepatan dan kekuatan untuk menangkap mangsa. Komodo memangsa berbagai binatang seperti kambing, rusa, babi, ular, kerbau, bahkan sesamanya.


Komodo hanya terdapat di wilayah kepulauan Indonesia, khususnya Pulau Komodo. Hewan ini digolongkan sebagai hewan langka yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Pulau Komodo ditetapkan sebagai taman nasional oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1980. Hal ini bertujuan untuk melestarikan Komodo.

Badak

Badak merupakan mamalia darat terbesar setelah gajah. Cula badak terbentuk dari kumpulan rambut yang mengeras. Cula tersebut akan tumbuh kembali apabila patah. Cula badak sering diburu untuk dijual. Cula badak dapat dimanfaatkan untuk membuat gagang pedang dan belati. Ramuan obat tradisional Cina bahkan menggunakan cula badak sebagai bahan ramuan. Perburuan dan kerusakan hutan menyebabkan jumlah badak menurun.


Di Indonesia terdapat dua jenis badak, yaitu badak bercula satu dan badak bercula dua. Badakbbercula satu atau sering disebut badak Jawa diyakini hanya tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat. Badak bercula dua atau sering disebut badak Sumatra dilindungi di Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatra. Jumlah kedua jenis badak ini pun semakin berkurang.

Harimau Sumatra

harimau sumatera

Harimau sumatra adalah satu-satunya jenis harimau di Indonesia yang masih tersisa. Tubuh harimau sumatra diselimuti bulu yang berwarna loreng. Hewan ini hidup di hutan Sumatra.

Harimau bali dan harimau jawa sudah tidak bisa dijumpai lagi. Keduanya telah punah akibat diburu dan kehilangan tempat hidup. Harimau sumatra kini jumlahnya tinggal sedikit. Hewan ini termasuk satwa yang dilindungi.

Gajah Sumatra

Gajah adalah hewan mamalia darat yang paling besar. Gajah sumatra dibedakan atas tiga jenis, yaitu gajah hotong, gajah butang, dan gajah gombut. Di antara ketiga jenis gajah tersebut gajah gombut adalah yang paling besar dan pintar. Gajah gombut sukar diburu oleh manusia.

Namun, saat ini jumlah gajah semakin berkurang karena diburu oleh manusia. Gading gajah banyak diburu untuk dijual dengan harga yang tinggi. Gading adalah gigi taring yang tumbuh keluar dan berbentuk memanjang. Oleh karena itu, pemerintah memasukkan gajah sebagai satwa yang dilindungi.

Burung cenderawasih

Burung cenderawasih adalah salah satu di antara suku burung yang terkenal karena keindahan dan keelokan bulunya. Burung ini menghuni hutan Irian. Burung cenderawasih sering disebut sebagai burung surga. Warna bulu cenderawasih beragam, antara lain merah, hijau, biru, dan kuning keemasan. Ekornya dapat berukuran pendek maupun panjang dan menjulur seperti benang.

Keelokan bulunya inilah yang menjadi incaran para pemburu. Penduduk di Irian Jaya gemar memakai bulu burung cenderawasih sebagai hiasan kepala. Kulit burung yang indah ini juga diekspor ke Eropa dan merupakan barang terkenal di pasar Eropa.

Pada awalnya, cenderawasih diperjualbelikan untuk dipelihara sebagai hewan piaraan atau diambil bulunya. Bulu burung ini dapat digunakan untuk menghiasi topi atau pakaian wanita. Cenderawasih ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi sejak 1931 untuk mencegah kepunahannya.

Jalak Bali

Jalak bali sering disebut juga curik bali. Jalak bali hanya dijumpai di bagian Barat Bali dan Timur Jawa Timur. Ciri jalak bali ditandai oleh sebagian besar bulu berwarna putih, bulu di sekitar mata berwarna biru cerah, dan jambul halus seperti duri tegak. Ujung sayap dan ekornya berwarna hitam.

Jalak bali membuat sarang di pohon yang tinggi dan besar. Burung ini hidup berkelompok. Pada musim kawin, jalak bali selalu berpasangan. Burung jantan menari dan bernyanyi menunjukkan keindahannya. Hal itu bertujuan untuk menarik jalak betina.
Sejak 1970, jalak bali termasuk satwa yang dilindungi. Konservasi jalak bali di Taman Nasional Bali Barat dilakukan untuk menghindari kepunahannya.

Tumbuhan langka

Tumbuhan dikatakan langka jika keberadaannya terancam punah. Selain itu, jumlahnya menurun dan sulit dijumpai. Indonesia kaya akan berbagai macam tumbuhan. Namun, keberadaan beberapa tumbuhan terancam punah.

Bunga Rafflesia Arnoldii

Rafflesia arnoldii diketahui dunia pada abad ke-19. Bunga ini merupakan bunga raksasa. Rafflesia arnoldii terdapat di Sumatra dan Sarawak. Bunga ini biasanya tumbuh di hutan, bukit terjal dan lembap, serta jurang di bawah 1.300 meter. Bunga Rafflesia sangat mudah rusak. Bunga ini sering diburu para pencari kuncup dan bahan obat.

Bunga Rafflesia sangat sulit dibudidayakan sehingga perlu dijaga dan dilestarikan. Bunga Rafflesia dilindungi hokum yang dikeluarkan untuk Bunga Nasional Yang Langka (Puspa Langka) di Indonesia.

Bunga Bangkai Raksasa

Bunga bangkai (Amorphophalus titanium) juga merupakan bunga raksasa. Tinggi bunga ini bisa mencapai 3,3 m. Bunga bangkai raksasa ditemukan pada tahun 1878. Bunga ini tumbuh di hutan Sumatra. Bunga bangkai raksasa juga tumbuh di Kebun Raya Bogor. Umbi bunga dikirim langsung dari Sumatra. Tumbuhan ini jarang hidup lama karena umbi cenderung membusuk. Oleh karena itu, tumbuhan ini perlu dilindungi agar tetap ada dan lestari.

Gaharu

Gaharu banyak digunakan sebagai bahan wewangian yang mahal. Gaharu tumbuh di hutan Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Maluku. Gaharu juga dibakar sebagai dupa. Coba, kalian sebutkan acara keagamaan apa saja yang memakai dupa? Gaharu masih banyak dibutuhkan di Indonesia. Permintaan gaharu yang tinggi ini menyebabkannya terancam punah di Pulau Siberut. Di tempat lain, pohon gaharu sudah jarang ditemui.

Durian merah

Durian merah adalah sejenis durian yang daging buahnya kuning kemerahan. Tumbuhan ini tumbuh di hutan Kalimantan Timur. Manusia bukan satu-satunya makhluk hidup yang menyukai buah durian merah. Kera, babi liar, dan bahkan harimau mencari buah durian merah pada musimnya. Durian merah hanya dijumpai di kawasan Kalimantan. Bila tidak dilindungi dan dilestarikan, durian merah dapat menjadi punah.

Cendana

Cendana merupakan tumbuhan asli Indonesia. Kayu cendana sangat berharga karena batang dan minyaknya yang wangi. Tumbuhan ini banyak diburu manusia untuk digunakan sebagai bahan wewangian. Saat ini, jarang ditemukan tumbuhan cendana tumbuh liar. Tumbuhan cendana sudah sejak lama masuk ke dalam daftar tumbuhan langka.

Pentingnya Pelestarian Makhluk Hidup

Indonesia memiliki beraneka ragam hewan dan tumbuhan yang hidup di hutan. Beberapa diantaranya sudah termasuk daftar langka. Apa akibat yang terjadi bila hewan dan tumbuhan itu tidak dilestarikan? Tentu anak cucu kita tidak dapat melihatnya di masa mendatang.

Berbagai hewan dipelihara untuk dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Hewan-hewan liar di hutan juga membantu penyerbukan dan terciptanya keseimbangan ekosistem. Hewan juga memberikan sumbangan kesejahteraan masyarakat dengan memangsa hama.

Selain hewan, tumbuhan juga sangat bermanfaat bagi manusia. Tumbuhan dapat digunakan sebagai bahan pangan, bahan bangunan, senjata, perkakas rumah tangga, bahan obat, dan bahan pakaian. Selain itu, beberapa tumbuhan langka dapat dijadikan sumber pembelajaran mengenai ilmu tumbuhan. Tentu saja hal itu sangat bermanfaat bagi peneliti dan juga masyarakat.

Peran penting hewan dan tumbuhan bagi kehidupan membuat mereka penting untuk dilestarikan. Hewan dan tumbuhan yang dilestarikan dapat menjadi sumber perkembangan bagi Ilmu Pengetahuan Alam. Betapa besar kekayaan dan manfaat dari beragam hewan dan tumbuhan di Indonesia. Alangkah sayangnya bila kita membiarkannya punah perlahan-lahan.

Upaya Pelestarian Makhluk Hidup di Indonesia

Pemerintah Indonesia telah menetapkan lebih dari 350 daerah di Indonesia digunakan untuk konservasi. Hal ini dirasakan sebagai jalan terbaik untuk melindungi hewan dan tumbuhan. Perlindungan terhadap tempat hidup hewan dan tumbuhan berarti melindungi hewan dan tumbuhan yang berada di dalamnya.

Pemerintah berupaya untuk melestarikan hewan dan tumbuhan yang terancam punah dengan membangun tempat-tempat perlindungan. Kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan tergantung dari keberadaan tempat hidupnya. Kebanyakan daerah perlindungan diciptakan karena adanya jenis hewan dan tumbuhan yang dilindungi. Indonesia memiliki 30 taman nasional dan ratusan cagar alam.

Berikut ini beberapa tempat perlindungan yang juga bermanfaat bagi pusat pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan kehidupan masyarakat.

Cagar Alam
Cagar alam adalah daerah pelestarian di mana hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya dilindungi oleh undang-undang dari bahaya kepunahan. Contohnya Cagar Alam Lorentz di Irian Jaya, Cagar Alam Tangkoko Batuangus di Sulawesi, Cagar Alam Wasur di Irian Jaya, dan juga Cagar Alam Gunung Kungoi di Pegunungan Arfak Irian Jaya.
b. Suaka Margasatwa
Suaka margasatwa adalah daerah pelestarian hewan liar yang ada di dalamnya beserta tempat hidupnya. Contoh suaka margasatwa yaitu Suaka Margasatwa Ujung Kulon di Jawa Barat dan Suaka Margasatwa Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur. Suaka Margasatwa Ujung Kulon melindungi badak bercula satu (badak jawa) dan banteng liar. Sementara itu, Suaka Margasatwa Pulau Komodo melindungi komodo.
c. Taman Nasional
Taman nasional merupakan daerah pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk ilmu pengetahuan dan pendidikan serta rekreasi dan pariwisata. Contoh taman nasional yaitu Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango di Jawa Barat, Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatra, Taman Nasional Baluran di Jawa Timur, dan Taman Nasional Tanjung Putting di Kalimantan. Di Gunung Gede-Pangrango, banyak masyarakat yang memanfaatkan hasil hutan secara alami.


d. Taman Hutan Raya
Taman hutan raya adalah suatu daerah pelestarian alam, terutama untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa alami atau satwa buatan. Taman hutan raya dibangun untuk tujuan ilmu pengetahuan dan pendidikan, budaya, pariwisata, serta rekreasi. Contoh hutan raya yang ada di Indonesia yaitu Taman Hutan Raya Ngurah Rai di Bali dan Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda di Jawa Barat.
e. Taman Wisata Alam
Taman wisata alam merupakan hutan wisata yang memiliki keindahan alam baik keindahan tumbuhan, hewan, dan alam itu sendiri yang mempunyai corak khas yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Contohnya Taman Wisata Alam Batam dan Taman Wisata Alam Pangandaran di Jawa Barat. Di taman wisata alam, masyarakat umum dapat menikmati pemandangan alam dan dapat melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan.
Cagar alam dan suaka margasatwa adalah tempat perlindungan yang tidak dibuka bagi masyarakat umum, kecuali telah mendapat izin tertentu. Taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam merupakan tempat perlindungan hewan dan tumbuhan yang dibuka bagi masyarakat umum. Hanya saja wilayah taman nasional lebih luas dibandingkan hutan raya dan taman wisata alam. Selain sebagai tempat rekreasi, tempat tersebut juga digunakan untuk tempat penelitian, pendidikan, dan pelatihan Ilmu Pengetahuan Alam.
2. Pengembangbiakan Hewan dan Tumbuhan yang Dilindungi
Jumlah hewan dan tumbuhan semakin lama semakin berkurang karena terus diburu. Salah satu usaha yang dapat diupayakan yaitu dengan pengembangbiakan hewan dan tumbuhan. Di Irian Jaya, didirikan tempat khusus untuk penangkaran buaya. Buaya-buaya tersebut dipelihara dan dikembangbiakkan agar jumlah dan jenisnya tetap ada. Di Kalimantan juga dilakukan penangkaran terhadap orang utan. Akhir-akhir ini jumlah orang utan menurun karena sering diburu. Di tempat-tempat lain juga dilakukan penangkaran terhadap rusa dan burung. Perlindungan terhadap tumbuhan juga dilakukan di Kebun Raya Bogor.
Kebun Raya Bogor mempunyai peran penting dalam usaha perlindungan dan pengembangbiakan tumbuhan secara umum. Pada tahun 1948, pohon sawit yang berasal dari Afrika Barat ditanam di dekat jembatan di atas Sungai Ciliwung di Kebun Raya Bogor. Pohon ini menjadi bahan percobaan budidaya dan menghasilkan jutaan kelapa sawit yang ditanam di seluruh Asia Tenggara. Selain itu, usaha pengembangbiakan tumbuhan juga dilakukan dengan teknologi hidroponik dan kultur jaringan.
Kultur jaringan merupakan cara perbanyakan vegetatif buatan, dimana suatu tumbuhan diperbanyak dari sebuah sel atau jaringan tumbuhan tersebut. Teknologi kultur jaringan tersebut mampu mengembangbiakkan tumbuhan dalam waktu yang singkat. Sementara itu, hidroponik adalah suatu cara bercocok tanam tanpa media tanah dengan memberikan zat hara yang dibutuhkan tumbuhan dalam bentuk larutan.
3. Perlindungan Satwa dan Tumbuhan Langka dengan UndangUndang
Banyak hewan dan tumbuhan yang diburu untuk dipelihara maupun dikoleksi. Kalian tahu bahwa hewan dan tumbuhan memerlukan tempat hidup yang sesuai. Bila hewan atau tumbuhan diambil dari hutan dan ditempatkan di lingkungan manusia, kemungkinan dapat mengalami tekanan. Akibatnya, mereka sulit untuk dikembangbiakkan sehingga jumlahnya menurun. Berdasarkan alasan tersebut, pemerintah melarang kepemilikan satwa dan tumbuhan langka yang dilindungi dan memberikan hukuman atau sanksi tegas bagi yang melanggar undang-undang perlindungan satwa.

Fungsi Sentriol

Wawasan Edukasi
3 min read

KONDUKTOR DAN ISOLATOR PANAS

Panas adalah salah satu bentuk energi. Salah satu sifat panas adalah dapat berpindah tempat, yaitu dari sumber panas ke tempat lain yang lebih dingin....
Fari Tita
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *