Kompetensi Guru Profesional

guru profesional

Bercita-cinta menjadi guru? Jadilah guru yang profesional.

Untuk menjadi profesional dalam bidang apapun, kuasai kompetensi dasarnya dan mulailah melakukan pengembangan diri.

Pengertian Guru

Guru adalah tenaga pendidik profesional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, memberi arah, pelatihan, penilaian dan melakukan evaluasi kepada peserta didik melalui jalur formal. (Undang Undang No 14 Tahun 2005)

Itu merupakan pengertian guru menurut undang-undang negara kita.

Tapi benarkah itu? apakah orang yang mengajar di lembaga non formal tidak dianggap sebagai guru? tentu tidak.

Dalah Kamus Besar Bahasa Indonesia, guru diartikan sebagai

Orang yang pekerjaannya atau profesinya mengajar

KBBI

Jadi jangan salah persepsi sampai jadi miskonsepsi ya . . .

Setiap manusia tidak akan pernah lepas dari bimbingan seorang guru. Apapun itu!

Anda pengen bisa nyanyi dengan suara bagus? pasti butuh guru musik untuk mengajarkan Anda bagaimana cara menyanyi yang baik dan benar.

Pengen menjadi pesepakbola profesional? juga membutuhkan seorang trainer atau pelatih untuk melatih skill dalam mengolah bola.

Betapa eratnya kebutuhan kita akan seorang guru.

Masih menganggap guru itu pekerjaan remeh? Oh tentu tidak.

Tidak semua orang bisa menjadi guru. Dan tidak semua guru itu bisa mengajar dan mendidik peserta didiknya dengan baik dan benar.

Sedikit curhat,

Bila melihat peran guru dalam mendidik generasi penerus bangsa entah di negara manapun. Bisa dibilang guru itu adalah pekerjaan mulia.

Di Indonesia, ramai slogan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Karena slogan itulah, menjadi guru di Indonesia jarang dihargai jasanya.

Lihat saja, berapa gaji guru honorer di Indonesia, ada yang sebulan cuman dapat 50.000, 350.000. Gak percaya? silahkan cek di sekolah-sekolah Anda.

Meskipun begitu, jangan pernah patah semangat untuk menjadi seorang guru. Jika ingin menjadi guru, jadilah guru yang benar-benar profesional di bidangnya. Karena hanya dengan itulah kamu bisa mendapatkan yang layak dari perkerjaanmu menjadi seorang guru.

Ketika menjadi guru, yang harus kamu lakukan yaitu:

1. Menguasai bagaimana cara mengajar yang baik dan benar. Pahami bagaimana cara merumuskan tujuan mengajar, memilih strategi dan metode mengajar yang tepat

2. Menguasai materi dengan baik dan menyeluruh. Jika tidak, Anda akan mengajarkan kesalahan kepada peserta didik yang mana mereka akan mengajarkannya lagi ke peserta didiknya jika mereka menjadi seorang guru juga.

3. Pahami bagaimana cara melakukan evaluasi / penilaian kepada semua peserta didik.

Sebenarnya cuma itu intinya. Jika sanggup, maka lanjutkan.

Hak dan Kewajiban Guru

Setelah menjadi guru, jangan melulu meminta hak Anda sebai guru, melainkan jalankan juga kewajiban Anda sebagai seorang guru.

Menurut UU No. 14 Tahun 2005 pasal 20, kewajiban guru diantaranya yaitu:

kewajiban guru

Sedangkan hak guru menurut UU No. 14 Tahun 2005 Pasal 14 adalah

hak guru

Tugas dan Tanggung Jawab Guru

Setelah menerima hak Anda sebagai guru, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah menjalankan kewajiban seorang.

Karena menjalankan kewajiban guru merupan tugas dan tanggung jawab sebagai guru.

Menjadi guru profesional, tidak hanya sekedar mengajar. Karena profesional menuntut tanggung jawab.

Menurut Peters, Burnet, Farwell, Amstrong, Hansen dan Savace, setidaknya ada enam (6) tanggung jawab guru yaitu:

a. Guru sebagai pengajar
b. Guru sebagai pembimbing
c. Guru sebagai administrator kelas
d. Mengembangkan kurikulum
e. Mengembangkan profesi, dan
f. Menjalin hubungan dengan masyarakat.

Kompetensi Guru

Kompetensi guru adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap guru.

Dalam UU No. 14 Tahun 2005 Pasal 8 menyebutkan bahwa

Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Kualifikasi akademik yang dimaksud adalah guru tersebut telah lulus program sarjana pada universitas yang diakui oleh pemertintah. Atau setidaknya telah lulus program diploma empat (D-IV)

Bagaimana cara kita memperoleh kualifikasi tersebut? Yaitu dengan mengikuti pendidikan profesi yang sekarang disebut dengan istilah PPG (Pendidikan Profesi Guru).

Jadi setelah Anda lulus S-1 atau D-IV misi Anda belum selesai. Anda diharuskan untuk melanjutkan lagi ke program PPG.

Standart Kompetensi Guru

Dalam UU No. 14 Tahun 2005 Pasal 10 disebutkan bahwa terdapat 4 kompetensi guru yang wajib dimiliki yaitu:

Kompetensi Pedagogik

Kompetensi Kepribadian

Kompetensi Sosial

Kompetensi Profesional

Sebelumnya undang-undang ini muncul, Nana Sudjana telah menyimpulkan beberapa kompetensi guru yang wajib dimiliki.

Beliau menyebutkan ada 3 aspek kompetensi yang wajib dimiliki oleh setiap guru.

1. Kompetensi Bidang Kognitif

Merancang Pembelajaran

Sebagai seorang profesional, Anda dituntut untuk dapat melaksanakan pembelajaran dengan tepat sasaran.

Oleh karena itu, banyak persiapan yang harus Anda lakukan sebelum memulai kegiatan pembelajaran.

Merancang Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran merupakan rancangan pembelajaran yang dibuat di awal sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

Sangat penting untuk merumuskan tujuan pembelajaran di awal karena ini akan menentukan arah kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan.

Dengan merancang tujuan pembelajaran yang jelas, Anda akan dapat menentukan bahan ajar yang digunakan, media pembelajaran yang akan dipakai, serta pemilihan metode yang tepat saat mengajar.

Teks Ulasan adalah

Sebagai seorang akademisi, mahasiswa ataupun pelajar sekalian, tentu dituntut untuk banyak membaca karya-karya ilmiah untuk menambah wawasan kita. Tidak hanya sekedar membaca, kita juga...
Wawasan Edukasi
26 sec read

Contoh Pidato Narkotika Di Kalangan Remaja

Assalamualaikum, Wr.Wb Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah, yang saya hormati, rekan rekan guru sekalian. Serta murid murid yang saya sayangi. Terima kasih yang besar...
Wawasan Edukasi
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *