Mari Kenali Sembilan Kecerdasan Majemuk Anak yang Perlu Kita Stimulasi

2 min read

Situasi pandemi virus Covid-19 mengharuskan para orangtua lebih dari dua bulan ini berada di rumah bersama anak-anak. Bekerja dari rumah sembari menemani anak-anak belajar dan bermain di rumah. Biasanya sebelum pandemi, waktu kebersamaan orangtua dan anak mungkin hanya pada akhir pekan. Sekarang kebersamaan terjadi setiap hari, sehingga para orangtua mungkin makin mengenal dan dekat dengan anak-anaknya.

Karena sedang sering bersama, ini kesempatan yang tepat bagi Anda mengenal jenis kecerdasan yang anak miliki sembari bermain bersama bersama mereka.

Mengapa bermain? Penelitian pada 2007 yang diterbitkan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), fungsi bermain bersama anak bagi orangtua dan guru agar dapat memahami karakter anak, jalan pikiran anak, dapat intervensi, kolaborasi, dan berkomunikasi dengan anak. Anak adalah pemain natural, sehingga mereka akan memperoleh kesenangan, kenikmatan, informasi, pengetahuan, imajinasi, dan motivasi bersosialisasi dengan bermain. Saat mereka merasa senang dan nyaman bermain bersama Anda, mereka akan menjadi lebih terbuka.

Jadi, apa saja sih kecerdasan anak yang bisa dikenali orangtua sambil bermain bersama? Ada sembilan jenis kecerdasan majemuk anak.

  • Pertama, kecerdasan matematika-logika.

Anak dengan jenis kecerdasan ini senang kegiatan tulis-menulis, mempelajari sebab akibat terjadinya sesuatu, berhitung, dan teka-teki. Anda bisa asah kemampuan si kecil di bidang ini dengan mengajaknya menghitung buku dan mainan. Agar kegiatan lebih seru, Anda juga bisa rancang permainan detektif atau proyek sains sederhana.

  • Kedua, kecerdasan bahasa.

Anak yang memiliki kecerdasan ini umumnya punya keahlian menggunakan kata atau bahasa, dengan sangat baik dibanding teman seusianya. Ia suka mengarang, membaca, memiliki daya ingat yang tajam, dan detail terhadap sesuatu. Anda bisa latih kemampuannya dengan sering mengajak komunikasi dan membaca. Agar suasana lebih seru, bisa juga lho diselingi dengan permainan kata yang di tulis pada kartu-kartu dan minta anak bercerita dengan kata itu.

  • Ketiga, kecerdasan musikal.

Kecerdasan jenis ini membuat anak peka pada nada dan irama. Mereka senang mendengarkan musik, memainkan alat musik, atau hobi bernyanyi. Jika anak Anda termasuk golongan ini, asah kecerdasan mereka dengan memutar lagu anak-anak dan ajak mereka bermain musik bersama. Anda juga bisa menstimulasi anak dengan bersama membuat alat musik sederhana dan bermain tebak nada.

  • Keempat, kecerdasan visual-spasial.

Tipe kecerdasan ini mampu membedakan posisi dan letak dalam suatu obyek atau ruang. Biasanya mereka juga gemar menggambar dan merangkai berbagai bentuk atau dimensi. Anda bisa rangsang kecerdasan anak bidang ini dengan melibatkannya dalam kegiatan menggunting, melipat, dan menggambar. Anda juga bisa isi dengan permainan tebak gambar atau membangun dimensi menggunakan stick es krim serta material sederhana lain yang tersedia di rumah.

  • Kelima, kecerdasan kinestetik.

Apakah anak Anda tidak bisa diam? Senang berlari, melompat, dan sibuk dengan aktivitas fisik? Bisa dikatakan anak Anda memiliki kecerdasan kinestetik. Yuk, rangsang kecerdasan kinestetik buah hati dengan kegiatan olahraga seperti lari pagi, bersepeda, dan bela diri. Anak tipe ini juga bisa diajak melakukan physical play atau permainan fisik dengan kegiatan melompat, berlari, memanjat, meluncur, mengayun, hingga menari di rumah.

  • Keenam, kecedasan interpersonal.

Anak yang memiliki kecerdasan ini cenderung pandai bersosialisasi dan bisa memimpin. Mereka cepat memperoleh simpati dan punya banyak teman. Selama menjaga jarak fisik di masa pandemi, anak tipe ini tentunya akan cepat merasa bosan di rumah. Yuk, ajak anak bermain yang melibatkan interaksi seperti permainan peran atau wayang sederhana.

  •  Ketujuh, kecerdasan intrapersonal.

Anak dengan kecerdasan intrapersonal peka pada kemampuannya, selalu percaya diri, tidak minder tampil di depan banyak orang, dan tidak mudah putus asa. Latih anak tipe ini dengan sering mengajaknya ikut ragam perlombaan sesuai minatnya. Meski sekarang berada di rumah saja, anak bisa diajak melakukan permainan yang menekankan pentingnya “proses” seperti membuat boneka menggunakan styrofoam.

  • Kedelapan, kecerdasan naturalis.

Kecerdasam naturalis ditandai dengan kecintaan anak pada hewan dan tumbuhan serta senang berada di alam terbuka seperti pantai atau pegunungan. Meski tak bisa mengajaknya rekreasi, Anda bisa bermain imajinasi bersama anak dengan membuat rumah dan halaman seolah alam terbuka. Sesekali tirukan suara-suara hewan dan minta anak menebaknya.

  • Kesembilan, kecerdasan eksistensial.

Kecerdasan jenis ini tampak dari kesukaan anak mempertanyakan sesuatu yang Anda anggap berat. Contohnya, mengapa manusia hidup, apa tujuan manusia hidup, dan sebagainya. Kecerdasan ini lebih mengarah ke bidang filsafat dan spiritual keagamaan. Rangsang anak dengan permainan cerita bergambar tentang nabi atau sejarah keagamaan Anda.

Dari sembilan kecerdasan majemuk di atas, ada kemungkinan anak memiliki lebih dari satu jenis. Meski begitu, biasanya setiap jenis kecerdasan memiliki kekuatan yang berbeda. Peran Anda sebagai orangtua adalah merangsang dan mengarahkan setiap kecerdasan anak hingga usia sekolah dasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *