Ulama Pewaris Para Nabi

Ulama Pewaris Para Nabi

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pembukaan ceramah

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT

Ulama adalah orang-orang yang alim dengan syariat Allah, yang pandai ilmu agama serta mengamalkan ilmunya atas bimbingan hidayah dan selalu dalam kewaspadaan penglihatan batinnya, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW dan tradisi salafus shalih yang menyerukan kepada Allah dengan penuh “hikmah” yang telah dianugerahkan kepadanya. Allah SWT berfirman dalam surat Al- Baqarah ayat 269 sebagai berikut:

Allah menganugerahkan Al-Hikmah ( kefahaman yang dalam tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah) kepada siapa yang dikehendakiNya.Dan baranh siapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran ( dari firman Allah).” ( Qs. AL- Baqarah: 269)

Para ulama yang dimaksud sebagai pewaris nabi adalah para ulama yang sesuai dengan sabda Rasulullah SAW sebagi berikut:

Rasulullah SAW bersabda: ” barang siapa yang menempuh perjalanan dalam rangka untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan saapnya, karena ridha terhadap orang yang mencari ilmu. Apa yang ada di langit dan di bumi memohonkan ampunan orang yang alim, sampai ikan di lautpun memohonkan ampunan untuknya. Keutamaan orang alim atas orang ahli ibadah adalah ibarat kelebihan rembulan atas bintang-bintang. Sesungguhnya ulama adalah pewaris nabi. Para nabi tidak mewariskan dinar dan tidak pula dirham, tetapi mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mengambilnya, maka berarti dia telah mengambil bagian yang sempurna“. ( HR. Tirmidzi)

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT

Para ulama dijadikan hujjah oleh Allah di muka bumi terhadap kebenaran. Mereka menegakkan hujjah tersebut melalui berbagai macam cara seperti dakwah dan berdiplomasi dengan segala kealiman, keilmuan, dan keteladannya. Dalam mengurusi persoalan kemaslahatan umat, baik yang berkaitan dengan urusan agama maupun urusan dunia, ulama merupakan orang yang dipercaya untuk mengurusinya.  Mereka menjadi tumpuhan umat untuk meminta petunjuk, pendapat, pertimbangan dan fatwa, serta mengadukan segala macam persoalan untuk bisa dicarikan solusinya.

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT

Ulama di dunia juga dijadikan sebagai para imam agama . Mereka memiliki keutamaan, kemuliaan serta kedudukan yang tinggi, sebagaimana yang disebutkan Allah dalam firmannya:

Dan kami jadikan mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka yang meyakini ayat-ayat kami.” (QS. As- Sajadah:24)

Bukan hanya itu, mereka paar ulama juga mendapatkan pujian dari Allah SWT, sebagaimana tersebut dalam ayat:

Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hambaNya hanyalah ulama.” (QS. Faathir: 28)

Sebagaimana yang telah disebutkan pada ayat tersebut di atas, bahwa orang yang paling memiliki rasa takut kepada Allah diantara hamba-hambaNya adalah para Ulama. Berkat kehadiran para Ulama maka kita dapat mengetahui dan mengerti hukum-hukum syari’at yang bersumber dari Al-qur’an dan Hadits. Sehingga sebagai seorang muslim, ketika kita tidak mengetahui dan mengerti akan hukum dari persoalan-persoalan keagamaan, maka menjadi keharusan bagi kita untuk bertanya kepada mereka. Karena dengan bertanya kepada mereka maka kita akan mengetahui dan mengerti akan kebenaran hukum-hukum agama. Allah SWT berfirman:

Dan kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang memiliki pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (QS. An-Nahl: 43)

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT

Sebgai umat Islam maka kita diwajibkan untuk mengambil konsep ajaran Islam secara benar, jangan sampai kita terjebak ke dalam pola pemikiran orang yang tidak menguasai betul tentang metode pemahaman sumber ajaran Islam yang dapat menyebabkan terseretnya arus perselisihan dan perbedaan yang membahayakan dan menyesatkan. Sehingga Rasulullah senantiasa menghimbau kepada umatnya untuk senantiasa terus berpegang teguh kepada sunnahnya ketika perselisihan itu terjadi.

Lihat juga: 40 Contoh Ceramah singkat

Demikian kajian kita pada hari ini, semoga apa yang disampaikan tadi dapat memberikan manfaat kepada kita semua terutama bagi diri saya sendiri. Akhirul kalam Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca: Ceramah tentang Kematian

Leave a Comment