Pakaian Adat Bali

PAKAIAN ADAT BALI – Bali merupakan sebuah pulau wisata yang sangat terkenal hingga mancanegara. Keindahan alam yang mempesona mampu menarik jutaan orang untuk datang ke sana. Tidak hanya itu, Bali memiliki kebudayaan yang luhur dan penuh dengan makna. Berbagai budaya Bali yang kita dengar sangatlah beragam, salah satunya adalah pakaian adatnya.

Selain rumah adat bali, Pakaian adat di Bali cukup khas dan unik serta mudah dijumpai di berbagai tempat wisata di daerah Bali. Beberapa pemandu tour dan pemugar tempat wisata cukup kerap menggunakan pakaian adat Bali. Pakaian adat Bali memiliki nilai filosofi yang luhur karena menganut keyakinan Sang Hyang Widhi (dewa kepercayaan umat Hindu di Bali). Dewa tersebut diyakini mampu memberikan keteduhan hati, kedamaian, dan kegembiraan bagi umat Hindu.

Ciri Pakaian Adat Bali

Setiap pakaian adat memiliki kekhususannya tersendiri. Pun pakaian adat Bali juga memiliki karakteristik yang unik dan menarik. Pakaian yang digunakan antara pria dan wanita berbeda mulai dari bahan, bentuk, dan aksesoris yang dipakai.Tidak jarang warga biasa sering memakai pakaian adat Bali di kesehariannya.Hal ini menunjukkan bahwa rasa cinta masyarakat Bali terhadapa budaya leluhur sangat kuat.

Macam Pakaian Adat Bali
1. Baju Safari
2. Udeng
3. Kamen
4. Kebaya Bali
5. Selendang
6. Sanggul
7. Kemeja Putih

 

Macam Pakaian Adat Bali

Bali mempunyai beberapa pakaian adat yang sering dipakai oleh masyarakat.Semuanya memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.Berikut kami sajikan ulasan singkat mengenai macam pakaian adat yang berada di Bali.

1. Baju Safari

Pakaian adat ini khusus dikenakan oleh kaum pria yang ada di Bali.Umumnya berbentuk kemeja lengkap dengan kerah dan kancingnya.Ada juga saku di bagian kiri maupun bagian kanan dari baju ini.Warna yang dipilih untuk pakaian adat Safari ini adalah putih bersih.Yang menandakan bahwa pakaian ini identik dengan kebersihan hati dan lingkungan.

2. Udeng

Biasanya pakaian adat Bali dipakai bersama dengan udeng. Udeng merupakan nama lain dari ikat kepala atau penutup kepala. Masyarakat Bali sering kali ditemui dengan memakai udeng dalam kesehariannya.Khususnya ketika Anda melihat acara upacara adat di candi.Dipastikan semua memakai udeng.

3. Kamen
Merupakan sebuah kain di bagian bawah yang sering dipakai oleh penduduk asli Bali.Bentuknya biasanya persegi dengan ketebalan yang tipis.Dalam peraturannya, pria dan wanita memiliki perbedaan.Untuk kaum pria umumnya memakai 2 kamen untuk menutupi bagian bawah tubuhnya.Bagian dalam disebut dengan kamen, sedangkan bagian luar disebut dengan saput.Saput ini seringkali diikatkan pada selendang dengan tujuan agar tidak mudah lepas.
Sedangkan untuk wanita, kamen hanya digunakan dengan mengikatkan melingkar di bagian pinggang dari sisi kiri ke sisi kanan.Kemudian diikat lagi pada selendang yang dibawa.

4. Kebaya Bali
Pakaian adat ini memiliki kemiripan dengan pakaian adat Jawa.Perbedaannya terdapat pada desain lengan baju yang lebih terbuka.Biasanya terdapat pula sabuk yang dilingkarkan di bagian tengah dada.Pakaian adat ini digunakan untuk hari penting atau upacara keagamaan.Banyak sekali wanita Bali menggunakan kebaya dalam kesehariannya.Hal ini menunjukkan bahwa penduduk Bali menjaga keaslian budaya yang diwariskan nenek moyang.

5. Selendang
Selendang merupakan salah satu pelengkap pakaian adat yang sering diperlukan dan digunakan oleh penduduk Bali.Bahkan selendang menjadi pakaian pengganti dalam ritual penyembahan atau sesajen yang biasa dilakukan oleh penduduk Bali.Makna dari selendang ini adalah sebagai pengikatan diri atas hawa nafsu yang buruk serta sebagai pembatas tubuh bagian atas dan bawah.

Di beberapa tempat wisata di Bali pengunjung wajib memakai pakaian adat.Maka para wisatawan diperbolehkan masuk asalkan menggunakan selendang.Hal ini dilakukan untuk menghormati penduduk asli Bali yang kuat memegang kebudayaan mereka.

6. Sanggul
Sanggul merupakan hiasan rambut yang berada di kepala. Sanggul Bali memiliki nama antara lain yaitu pusung gonjer dan pusung kepupu. Biasanya pusung gonjer dipakai oleh wanita yang masih lajang.Sedangkan pusung kepupu dipakai oleh wanita yang sudah berstatus janda.

7. Kemeja Putih
Warna kemeja putih dipilih untuk mewakilkan kata suci dalam acara atau upacara keagamaan di Bali.Kemeja putih ini sering digunakan pada acara tersebut.Biasanya kemeja putih ini juga digunakan untuk melakukan sembahyang umat Hindu di Bali.

Baca: Pakaian Adat Sulawesi Selatan

Dari ulasan singkat mengenai pakaian adat Bali di atas.Kami harap dapat menyegarkan informasi yang Anda miliki.Dari sini kita dapat mengambil contoh baik dari penduduk Bali.Kekukuhan penduduk Bali dalam menjaga kelestarian budaya sangat terasa hingga mancanegara.Yaitu tetap melestarikan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman yang serba modern.

Leave a Comment