Gambar Pakaian Adat Sulawesi Selatan beserta Penjelasan Lengkap!

Pakaian Adat Sulawesi Selatan – Pulau Sulawesi merupakan kawasan yang lebih dominan dengan kawasan maritim. Pulau ini dikelilingi banyak selat dan beberapa pulau kecil lainnya. Budaya yang dimiliki Sulawesi pun sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Salah satu provinsi di Pulau Sulawesi yang memiliki kebudayaan yang indah yaitu provinsi Sulawesi Selatan.

Sulawesi Selatan memilik ragam kebudayaan mulai dari rumah adat Sulawesi selatan yang unik, tarian adat, bahasa daerah, pakaian adat serta masih banyak lagi yang lainnya. Untuk artikel kali ini kami akan menyajikan rangkuman mengenai pakaian adat yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan. Pakaian adat Sulawesi Selatan sangat khas dan identik dengan motif dan corak ketimuran di Indonesia.

Pakaian adat Sulawesi Selatan

  1. Baju Tutu (Baju Pria Bugis)
  2. Baju Bodo (Baju Wanita Bugis)
  3. Pattuqduq Towaine
  4. Pokko
  5. Seppa Tallung
  6. Baju Pengantin

 

Setiap pakaian adat di Sulawesi Selatan memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Semuanya sungguh indah dan menarik untuk diulas. Berikut adalah beberapa pakaian adat provinsi Sulawesi Selatan:

1. Baju Tutu (Baju Pria Bugis)

Pakaian adat ini berbentuk layaknya sebuah jas. Masyarakat Sulawesi Selatan menyebut pakaian adat ini dengan sebutan Tutu atau Jas Tutu. Pemakaian Tutu ini biasa dipadukan dengan celana atau paroci. Bisa juga dipadukan dengan sarung atau lipa garusuk. Untuk pemanis bagian atas, mereka para lelaki biasanya memakai songkok.

Bentuk dari jas tutu ini adalah berlengan panjang disertai kancing yang terbuat dari emas atau perak. Jas tutu ini memiliki kerah yang juga dipasangkan dengan kancing baju.

2. Baju Bodo (Baju Wanita Bugis)

Nama pakaian adat untuk wanita suku Bugis adalah Baju Bodo. Baju Bodo ini berlengan pendek dengan bentuk persegi empat. Bagian lengannya hanya sampai pada setengah atas dari siku. Pakaian adat ini termasuk dalam kategori pakaian adat tertua di Indonesia karena umurnya yang sudah ratusan tahun diwariskan oleh nenek moyang.

Dalam suku Bugis pemilihan warna dalam pakaian adat Bodo memiliki arti yang berbeda. Warna tersebut biasanya menunjukkan identitas usia dari pemakainya. Berikut arti dari warna-warna pada baju Bodo:

  • Jingga : menunjukkan bahwa pemakainya adalah seorang anak perempuan berusia 10 tahun
  • Jingga dan merah, mengartikan pemakai dari baju adat tersebut berusia antara 10 sampai 14 tahun.
  • Merah, berarti bahwa baju tersebut dipakai oleh anak perempuan berumur 17 sampai 25 tahun
  • Putih, menunjukkan pemakaianya berasal dari kalangan dukun atau pembantu.
  • Hijau, warna ini dipakai oleh kalangan perempuan dari golongan bangsawan
  • Ungu, menunjukkan bahwa pemakai dari pakaian adat ini adalah seorang janda yang bertempat tinggal di Sulawesi Selatan.

 

3. Pattuqduq Towaine

Pakaian adat ini dimiliki oleh suku Mandar dari Sulawesi Selatan. Biasanya dipakai ketika ada acara pernikahan serta ketika ada tarian Pattuqduq Towaine. Pakaian adat Pattuqduq Towaine yang digunakan dalam acara pernikahan berbeda dengan yang digunakan pada acara tarian. Perbedaannya terletak pada jumlah kainnya. Jika pada pernikahannya jumlah kain yang digunakan sebanyak 24 potong sedangan untuk menari jumlahnya hanya 18 potong.

Pakaian adat Pattuqduq Towaine memiliki beberapa jenis diantaranya adalah busana Rawang Boko atau Baju Pokkoq. Baju adat ini memiliki berbagai macam motif yang membuatnya semakin indah untuk dilihat. Untuk mempercantik penampilan masyarakat suku Mandar biasanya menambahinya dengan berbagai macam asesoris misalnya hiasan kepala, badan serta tangan yang mencerminkan agungnya sebuahnya budaya.

4. Pokko

Pakaian adat Pokko ini biasanya dipakai oleh wanita suku Toraja. Lengan pendek dengan warna seperti kuning, putih dan merah merupakan ciri khas dari pakaian adat Pokko ini. Uniknya untuk melestarikan pakaian adat Pokko masyarakat Toraja mewajibkan semua PNS pada hari Sabtu untuk memakai pakaian adat Pokko.

5. Seppa Tallung

Berasal dari Sulawesi Selatan tepatnya Suku Toraja. Memiliki ciri khusus yakni memiliki panjang hingga mencapai lutut. Pakaian adat ini hanya dipakai oleh para lelaki saja. Tentunya pemakainya boleh menambahkan asesoris seperti kandaure, lipa, gayang dll.

Lihat Juga: Pakaian Adat Papua

Itulah beberapa nama dari pakaian adat yang dimiliki oleh provinsi Sulawesi Selatan. Semua pakaian adat memiliki fungsi dan karakteristik masing-masing. Hal ini merupakan suatu kebanggaan Bangsa Indonesia bahwasanya bangsa ini memiliki budaya yang tak ternilai harganya.

Leave a Comment