Teks Eksemplum: Contoh dan Pengertian

Teks Eksemplum: Contoh dan Pengertian

Teks Eksemplum – Pernah membaca sebuah teks yang menceritakan perilaku seorang tokoh? Jika Anda pernah membaca teks semacam itu berarti Anda telah membaca salah satu jenis teks eksemplum. Materi mengenai teks eksemplum akan Anda jumpai saat berada di Kelas 9

 

Pengertian Teks Eksemplum

Di awal sudah disinggung sedikit mengenai apa itu teks eksemplum. Teks eksemplum didefinisikan sebagai susunan teks yang menceritakan tentang perilaku tokoh dalam cerita. Teks eksemplum pada umumnya diawali dengan mengenalkan tokoh kepada para pembaca. Selanjutnya disambung dengan peristiwa yang dialami oleh tokoh dalam cerita tersebut. Dan yang terakhir adalah interpretasi yang muncul dari tokoh itu sendiri.

Bila melihat dari pengertian di atas, teks eksemplum merupakan salah satu karya sastra yang lebih mirip dengan pengalaman hidup manusia.

 

Ciri-ciri Teks Eksemplum

Agar lebih mudah dalam memahami mengenai apa itu teks eksemplum, berikut ini kami sertakan ciri-ciri yang dapat dikenali oleh pembaca.

  1. Teksnya menceritakan tentang peristiwa yang dialami dan tidak diinginkan oleh tokoh.
  2. Strukturnya lengkap
  3. Urutan peristiwanya jelas
  4. Pada umumnya menggunakan bahasa naratif

 

Struktur Teks Eksemplum

Adapun elemen yang menyusun teks eksemplum sehingga menjadi utuh, dan memang sudah keharusan teks ini harus memiliki struktur lengkap. Berikut strukturnya:

  1. Orientasi, merupakan bagian awal teks ini. Bagian ini biasanya berisi tentang pengenalan tokoh. Contoh: Cowok itu sangat sabar dan disiplin.
  2. Insiden, merupakan bagian yang mengandung permasalahan yang dihadapi oleh tokoh. Contoh: Arul lupa mengerjakan pekerjaan rumah yang diberi oleh gurunya karena kemarin malam tertidur.
  3. Interpretasi, merupakan bagian yang mengandung pesan moral, evaluasi, dan juga akibat dari masalah yang dialami oleh tokoh.

 

Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum

Hampir sama dengan teks prosedur kompleks yang banyak menggunakan konjungsi, di unsur kebahasaan teks eksemplum juga terdapat konjungsi, berikut ini unsur-unsurnya:

  1. Menggunakan Kalimat Kompleks
  2. Menggunakan Konjungsi (penghubung)
  3. Menggunakan Kata Rujukan
  4. Menggunakan Kata Kerja

Baca: Teks Eksplanasi

 

Contoh Teks Eksemplum

Orientasi :

Sebuah peristiwa yang membuat saya sadar, bahwa mentaati peraturan merupakan suatu keharusan. Hampir setiap bulan, saya menyempatkan diri untuk pulang ke Demak, mengingat disanalah tempat saya dilahirkan. Sekarang ini saya tinggal di Semarang, tepatnya saya tinggal di kos-kosan.

Saya kuliah di UNDIP dan jarak rumah saya dengan kampus sangat lah jauh, jadi saya memutuskan untuk ngekos di sekitar kampus tersebut. Saya tinggal dengan adik saya yang juga bersekolah di salah satu SMA di Semarang.

Ketika itu saya berangkat dari kosan sekitar pukul 08.00 pagi dan kemungkinan akan kembali lagi ke Semarang seminggu setelahnya. Saya pulang dengan menggunakan sepeda motor.
Insiden :

Ketika diperjalanan saya sangat mengantuk, karena sehari sebelumnya saya tidak tidur karena ada tugas dari dosen yang harus saya kerjakan. Dengan kondisi tersebut saya menjadi tidak fokus dalam mengendarai sepeda motor.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan, saya kemudian menyuruh adik saya untuk bertukar posisi untuk mengendarai sepeda motor. Akan tetapi adik saya belum bisa mengendarai sepeda motor dan belum mempunyai SIM karena masih berumur 16 tahun.

Aku sempat berpesan kepadanya untuk tidak mengebut atau melanggar rambu-rambu lalu lintas dan kalau ada operasi zebra berhenti saja tidak usah panik. Setelah seperempat perjalanan, saya melihat tidak ada operasi zebra dan adik saya terlihat menikmati perjalanan tersebut.

Kemudian saya putuskan untuk beristirahat sebentar. Tak lama berselang, tiba-tiba motor kami oleng dan kemudian terjatuh. “Gimana kok bisa jatuh sih ?” saya bertanya ke adik saya. “Itu kak, didepan ada operasi zebra, jadi saya langsung banting stir ke kiri, eh taunya ada selokan.” Jawabnya. “Kan kakak sudah bilang, jangan panik.”
Interpretasi :

Akhirnya motor yang kami kendarai masuk keselokan, beruntung ada warga yang mau membantu kami untuk mengeluarkan motor tersebut dari selokan. Dari kejadian tersebut, saya sadar akan pentingnya mentaati peraturan lalu lintas. Terimakasih Tuhan, karena Engkau masih memberi kami keselamatan.

 

Contoh 2

Orientasi
Setelah pulang sekolah, saatnya aku untuk makan siang. Aku pergi mencari makan, tetapi karena malas untuk berjalan jauh, akhirnya aku memutuskan membeli soto di gang depan.Ternyata aku menemui kakakku juga sedang membeli soto itu, kemudian saat sudah di rumah kakakku langsung memakannya, sedangkan aku menunggu soto itu dingin.

Insiden
Padahal aku sudah tidak sabar sekali ingin makan, akhirnya aku putuskan untuk membuka plastik soto yang masih sangat panas. Ketika aku sedang membuka plastik nya, aku tergesa-gesa dalam membukanya.Ternyata plastik yang aku gigit membuka terlalu besar dan membuat soto tumpah ke luar dari mangkuk dan membasahi celana ku.Saat itu aku kaget dan malu di depan kakakku. Kakak berkata bahwa aku harus berhati-hati dan sabar serta jangan tergesa-gesa sehingga soto tidak akan tumpah. Alhasil aku tidak jadi untuk makan siang.Interpretasi
Berdasarkan cerita ini, kita dapat belajar bahwa ketika mengambil keputusan apapun jangan sampai tergesa-gesa dan harus berhati-hati. Dan mempertimbangkan akibatnya.

 

Teks Eksemplum

Leave a Comment