Kultum dan Ceramah Singkat tentang Kejujuran

Kultum dan Ceramah Singkat tentang Kejujuran

Kultum dan Ceramah tentang Kejujuran – Kejujuran adalah hal yang mulia, namun tidak semua orang memiliki sifat jujur. Bahkan kita sendiri juga terkadang pernah melakukan kebohongan kepada orang lain. Nah, berikut ini adalah contoh kultum dan ceramah singkat mengenai kejujuran yang semoga dapat merubah kita menjadi orang yang lebih baik lagi. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

بِسْمِ الله الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ، الْحَمْدُ لله أَخْرَجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدَنِ السَّائِقِ إِلَى النَّجَاةِ مِنَ الْجُوْرِ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ.

Hadirin jamaah subuh yang dimuliakan Allah SWT. Semoga sholawat dan salam terus tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat.

Pada kesempatan kali ini, ijinkan saya menyampaikan sedikit pesan mengenai kejujuran.

Kejujuran berasal dari kata Jujur yang secara singkat bisa diartikan bahwa kita tidak berbohong bicara apa adanya sesuai dengan kenyataan yang ada. Namun dalam arti luas kejujuran merupakan sebuah kesesuaian antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan. Sebaliknya lawan dari pada sifat jujur adalah dusta dimana tidak ada kesesuaian apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan.

Dalam Islam sifat jujur termasuk kedalam salah satu akhlak terpuji yang dianjurkan dan bahkan diwajibkan untuk dilakukan. Bahakan dalam salah satu firmanNya dalam surah At Taubah ayat 119 Allah SWT menyuruh agar umatnya selalu bersama dengan orang-orang yang benar termasuk di dalamnya bersama dengan orang-orang yang jujur. Sebagai mana firmannya di bawah ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kau bersama orang-orang yang benar.” (QS. At Taubah: 119)

Dalam firmanNya di atas, allah menganjurkan kepada umatnya agar selalu bersama dengan orang-orang yang benar diantaranya yaitu orang yang haleh, berakhlak bagus, dan jujur.

Pada zaman sekarang ini kejujuran merupakan hal yang sangat sulit untuk ditemukan, jangankan kejujuran dalam hal besar, kejujuran dalam hal kecil saja sulit untuk kita temukan.

Hadirin rahimakumullah.

Ketika kita bertanya tentang bagaimana cara kita untuk senantiasa melatih sikap jujur? Sebenarnya jujur itu akan muncul dari jiwa dan hati yang bersih, sehingga perlu kalanya kita mengurangi segala kemaksiatan dan kebohongan yang sering kita lakukan.

Setiap akhalak yang baik, bisa kita usahakan dengan cara membiasakannya setiap waktu dengan sungguh-sungguh dalam menekuninya serta senantiasa kita amalkan. Sifat jujur menjadi sangat penting untuk diamalkan karena dengan sifat jujur maka kita akan menemukan sebuah kebaikan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ. وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا

“Kamu harus selalu bersifat jujur, maka sesungguhnya kejujuran menunjukkan kepada kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan membawa ke surga. Dan senantiasa seseorang bersifat jujur dan menjaqa kejujuran, sehingga ia ditulis di sisi Allah SWT sebagai orang yang jujur.”

Hadirin rahimakumullah.

Ketika seseorang sudah terbiasa dengan sifat jujur maka kejujuran akan memberikan pengaruh yang baik bagi dirinya, diantaranya adalah teguhnya pendirian, kuatnya hati, dan jelasnya persoalan sehingga akan meberikan ketenangan bagi yang senantiasa melakukannya. Sebaliknya ketika seseorang berdusta maka akan muncul sikap keragu-raguan yang dapat membuat seseorang menjadi tidak tenang. Sehingga untuk mendapatkan ketenangan maka kita harus meninggalkan keraguan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ

Artinya : “Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa”

Hadirin rahimakumullah.

Semoga dengan membiasakan mengamalkan sifat jujur akan senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Kiranya sekian yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf billahi taufiq wal hidayah wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.   Seperti itulah kira-kira contoh kultum singkat yang dapat kami berikan. Semoga dapat bermanfaat.

Pencarian Populer

  • kultum singkat tentang kejujuran
  • ceramah tentang kejujuran
  • kultum singkat tentang jujur
  • teks ceramah agama islam tentang kejujuran
  • kultum tentang jujur
  • kultum tentang kejujuran
  • ceramah kejujuran
  • teks ceramah tentang jujur
  • ceramah tentang jujur
  • contoh ceramah yang bertema perilaku jujur

Leave a Comment