- Doa harian

Doa Ketika Masuk dan Keluar Rumah Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Ketika hendak masuk rumah sebagai seorang muslim alangkah baiknya jika kita memperhatikan adab-adab yang ada agar selalu bearada dalam lindungan Allah SWT sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Adab Masuk Rumah

Dalam Islam ketika seseorang hendak memasuki rumah maka di sunnahkan untuk

  • membaca basmalah,
  • mengetuk pintu dengan pelan,
  • masuk dengan mendahulukan kaki kanan,
  • membaca doa kemudian
  • mengucapakan salam.

Membaca basmalah merupakan sebuah anjuran untuk dilakukan seseorang ketika hendak memulai atau melakukan pekerjaan yang baik. Selagi apa yang dilakukan adalah pekerjaan yang baik maka sebelum melakukannya disunnahkan untuk membaca basmalah supaya selalu mendapatkan perlindungan dan keberkahan atas apa yang dilakukan.
Mengetuk pintu ketika hendak memasuki rumah mempunyai tujuan untuk memberikan isyarat kepada penghuni rumah. Namun pada saat mengetuk pintu dianjurkan agar secara pelan tidak boleh berlebihan karena ketika berlebiihan akan dapat mengganggu penghuni rumah.

Masuk dengan mendahulukan kaki kanan dalam islam merupakan sebuah petunjuk yang dicontohkan Rasulullah SAW untuk memulai segala urusan kecuali dalam perkara yang jelek.

Membaca doa ketika hendak memasuki rumah merupakan salah satu adab yang sering kali kita lupakan. Hal ini sering akli kita lupakan dan kita sepelekan, padahal dengan membaca doa ketika hendak masuk rumah akan memberikan kita perlindungan dari berbagai hal buruk. Bukan hanya itu, ketika seseorang membuka pintu rumahnya dengan doa maka, syetan tidak akan bisa masuk ke dalam rumahnya. Sebaliknya ketika hendak memasuki rumah seseorang tidak membaca doa terlebih dahulu, maka syetan akan mendapatkan tempat bermalam di dalam rumahnya. Sebagai mana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di bawah ini:

Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ، فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ، وَلَا عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ، فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، قَالَ الشَّيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

Artinya: “Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim)

Doa Masuk Rumah

اَللهُمَّ اِنّىْ اَسْأَلُكَ خَيْرَالْمَوْلِجِ وَخَيْرَالْمَخْرَجِ بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللهِ رَبّنَا تَوَكَّلْنَا

ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA KHOIROL MAULIJI WA KHOIROL MAKHROJI BISMILLAAHI WA LAJNAA WA BISMILLAAHI KHOROJNAA WA ‘ALALLOHI ROBBINAA TAWAKKALNAA.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu baiknya tempat masuk dan baiknya tempat keluar dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakkal.”

Ketika doa hendak masuk rumah telah kita ucapkan, maka selanjutnya adalah mengucapkan salam. Baik ada ataupun tidak ada orang, kita di sunnahkan untuk tetap mengucapkan salam.

http://wawasan-edukasi.web.id/2019/02/doa-masuk-dan-keluar-kamar-mandi-wc.html

Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam QS. An Nur ayat 61.

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

Artinya:“Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah- rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An Nur: 61).

Semoga Bermanfaat

About Anis Kurnia

Read All Posts By Anis Kurnia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *